BRIDESMAIDS, MESTIKAH TAMPIL SERAGAM?

Busana mereka lazimnya sudah ditentukan oleh pihak pengantin, baik dalam model maupun warna. Bahkan, umumnya mereka didandani sama persis. Mestikah busana para pendamping tampak monoton bagai dayang-dayang nan malang?

Image: Pixabay

Bukan bermaksud agar bridesmaids berlomba-lomba menjadi pusat perhatian di ‘runway‘ pernikahan, tetapi, jangan lupa bahwa para sahabat ini juga individu yang memiliki gaya personal masing-masing. Mereka juga spesial.

Musik mengalun. Para undangan pun memalingkan wajah menuju pintu aula. Masuklah satu persatu wanita cantik dalam langkah anggun menuju altar. Parade ini diakhiri kehadiran  pengantin bergaun putih dengan buket bunga di genggaman tangan bak finalesebuah peragaan busana.

Aksi demikian merupakan bagian prosesi pernikahan ala barat yang populer. Ketiadaan pengiring pengantin atau dikenal dengan istilah bridesmaids membuat acara terasa janggal. Menurut desainer Vera Wang, bridesmaids menjadi prelude atas kehadiran pengantin wanita yang  dinantikan semua undangan.

Akan tetapi, eksistensi bridesmaids sering kali diperlakukan ‘semena-mena’. Busana mereka lazimnya sudah ditentukan oleh pihak pengantin, baik dalam model maupun warna. Bahkan, umumnya mereka didandani sama persis. Mestikah busana para pendamping tampak monoton bagai dayang-dayang nan malang?

Bukan maksud menyarankan agar bridesmaids berlomba-lomba menjadi primadona di ‘runway‘ tersebut. Hanya saja, busana bridesmaids yang seragam menenggelamkan karakter masing-masing. Mereka bukan sekedar panitia bachelorette party, lho. Mereka adalah sosok penting dalam kehidupan sang mempelai wanita.

Terlebih, umumnya bridesmaids itu lajang. Nah, tidakkah momen mengantarkan pengantin wanita menuju altar seyogyanya menjadi ‘catwalk‘ kecil yang berfungsi ganda sebagai ajang promosi diri? Alangkah baiknya bila mereka dipresentasikan dalam gaun yang sesuai karakter masing-masing.

Maka dari itu, yuk pikir-pikir lagi tentang ide menyewa atau membuatkan busana yang identik bagi para lajang pendamping pengantin ini. Apabila sang calon mempelai wanita dimanjakan dengan gaun pernikahan impiannya, maka sebaiknya para gadis pengiring pun didandani dalam gaun yang tak kalah indah. Penampilan mereka sepatutnya menjadi komplimen terhadap sang pengantin namun tetap memancarkan pesona masing-masing.

Images: Pixabay.com

Sebelum menyimak empat anjuran dalam mendandani bridesmaids, mulailah dengan berpedoman pada satu panduan dasar yang sangat penting dalam berbusana; harmoni. Saat merencanakan gaun pernikahan, calon pengantin juga harus mempertimbangkan gaun yang dikenakan para sahabat. Idealnya, mereka diikutsertakan dalam  memilih gaun. Gaun pengantin dan bridesmaids seyogyanya terlihat sebagai suatu komposisi estetis dimana pengantin menjadi centerpiece.

Anjuran No.1 “Potongan Gaun Bridesmaids Itu Bebas Namun Serasi”

Salah satu tips praktis dalam mendandani bridesmaids bisa dengan mengikuti cara Lauren Santo Domingo, salah seorang sosialita dan kontributor mode majalah Vogue Amerika yang melangsungkan pernikahannya beberapa tahun lalu. Ia mengenakan gaun pengantin berbahan jacquard sepanjang 60 meter (!) yang dirancang khusus oleh Olivier Theysken.

 Sementara itu, sembilan bridesmaids(termasuk Ivanka Trump dan Tinsley Mortimer) tampil dalam bermacam sheath dan column dressdalam warna berbeda. Meski gayanya berbeda, mereka terlihat harmonis sekaligus menegaskan keistimewaan gaun pengantin karena secara visual mayoritas column dress ini tampak  kontras dengan gaun pengantin yang megah dalam potongan A-line.

Anjuran No.2 “Warna Gaun Bridesmaids Memancarkan Rona Kulit Mereka”

Ini berhubungan dengan seasonal palette (sebuah teori yang mengatakan setiap manusia memiliki palet warnanya sendiri dari empat musim yang ada. Karena itu, bridesmaids harus mengenakan gaun dalam palet warna yang sesuai musim masing-masing. Dengan kata lain, warna gaun itu cocok dengan rona kulit pemakainya. Ketidaksesuaian akan menyebabkan penampilan yang pucat atau kusam. Pastikan kecantikan rona kulit terpancar melalui warna busana. Ini membuat kulit terlihat ‘hidup’ atau bercahaya.

Sebagai gambaran, lihat saja film Sex And The City. Dalam satu adegan pernikahan Carrie Bradshaw yang dibatalkan, terlihat ketiga bridesmaids mengenakan gaun  rancangan Zac Posen dalam palet warna yang cocok dengan rona kulit ketiga sahabatnya. Bayangkan bagaimana jadinya bila ketiga tokoh tersebut mengenakan gaun dengan warna yang bukan ‘miliknya’. Warna-warna ‘milik’ Miranda akan terlalu kontras bagi kulit dan rambut Charlotte.

Images: Pixabay.com

Anjuran No.3 “Model Gaun Bridesmaids Sesuai Bentuk Tubuh”

Mungkin menjelang hari pernikahan, tak hanya calon pengantin yang harus menjaga bentuk tubuhnya, tetapi bridesmaids juga. Memilih gaun bagi para pendamping ini juga seyogyanya diselaraskan dengan bentuk tubuh masing-masing. Jika tidak? Salah pilih pakaian bisa membuat badan tampak tidak proporsional.

Bila tubuhnya bertipe buah pear dimana pinggul lebih lebar daripada bahu, pilih gaun yang memiliki aksen horizontal atau volume di bagian bahu atau lengan. Misalnya gaun dengan bagian lengan yang bervolume, atau memakai bolero. Untuk pendamping pengantin yang bertubuh tipe apel atau lebar pinggul lebih kecil dibanding bahu, kenakan saja gaun peplum atau bersiluet A-line.

Anjuran No.4 “Bahan Gaun Bridesmaids Memperindah Tubuh Pemakainya”

Jenis tekstil atau bahan gaun harus dicermati agar tubuh terlihat proporsional. Bahan beludru dan jacquard misalnya, sebaiknya dihindari wanita bertubuh besar karena akan membuat dirinya terlihat semakin tebal. Bahan satin lebih pantas bagi mereka karena  memberi efek melangsingkan. Waspadai juga beberapa jenis bahan seperti spider atau lace yang apabila porsinya berlebihan bisa berkonotasi miring. Seperti yang pernah diungkapkan penata gaya selebriti internasional Rachel Zoe di stasiun televisi E!, “Terlalu banyak bahan lace membalut tubuh membuat pemakainya terlihat seperti pelacur.”

Nah, apabila dalam waktu dekat Anda akan menjadi calon pengantin, pertimbangkanlah keempat tips tadi dalam merencanakan busana bridesmaids. Pengiring pengantin  ini adalah semua sahabat yang menyertai prosesi ikatan suci cinta Anda. Mereka spesial. Karena itu, pastikan agar mereka juga terbalut busana yang istimewa. Begitu cantik, kehadiran bridesmaids menghiasi prosesi pernikahan Anda melebihi keindahan ratusan bunga yang penuh warna dan wangi.

TIPS MEMILIH KACAMATA HITAM

Hai December 2009 Fashion Spread

Selain anti silau, kacamata hitam juga mengarbit gaya. Ada kesan misterius nan cool dari aksesori ini. Bayangkan penampilan James Bond, Justin Bieber, hingga selebriti pembawa acara Dahsyat atau semacamnya yang getol memakainya. Saking kerennya benda ini, harganya bisa mencapai kisaran lima jutaan rupiah. Tak heran bila utilitas kacamata hitam cenderung dinomorduakan Gaya dan prestise jadi pertimbangan utama.

Namun tahu, tidak, bahwa tak semua model kacamata hitam cocok untuk bentuk muka kita? Terlepas Anda rupawan atau tidak (itu sih relatif, ya), pilihan kacamata hitam yang tepat membuat proporsi wajah terlihat pas. Nah, kacamata hitam seperti apa yang cocok dengan bentuk wajah Anda? Yuk temukan melalui sharing ini. Semoga bermanfaat.

Bentuk Wajah Hati atau Segitiga

Dengan bagian kening yang jauh lebih lebar dibanding dagu, pemilih wajah ini perlu menyeimbangkan proporsi mukanya dengan kacamata hitam bermodel aviator.  Jenis ini  sedikit melengkung naik dengan bingkai atas yang lebih lebar daripada yang bawah. Coba google foto Carrie Bradshaw di poster film Sex and the City The Movie. Bentuk kacamata itu membentuk ilusi lebar kening dan dagu seimbang.

aviator sunglasses

 

Bentuk Wajah Persegi

Bentuk wajah persegi berkesan keras dan maskulin sehingga wanita bisa ‘melembutkan’ bentuk wajahnya dengan kacamata hitam dengan bingkai bulat. Contohnya adalah Paris Hilton dan Nicole Richie yang gemar berkacamata hitam bingkai bulat dan besar baik dari Dior maupun Chanel. Bentuk wajah ini juga cocok mengenakan tipe wayfarer.

Wayfarer sunglasses

 

Bentuk Wajah Bulat

Bila tak ingin terlihat makin menyerupai bapao, pemilik wajah bulat ini harus menghindari kacamata yang juga berbingkai bulat. Kebalikan dari pemilik wajah persegi, ia harus mengenakan kacamata dengan bingkai persegi. Coba lihat Catherine Zeta Jones yang kerap tertangkap kamera mengenakan kacamata persegi dan navigator dari Gucci. Kacamata navigator itu bentuknya seperti aviator, bingkai atas lebih lebar dari bawah, hanya saja tak ada lengkungan pada bingkainya.

Navigator sunglasses

 

Bentuk Wajah Lonjong

Pemilik wajah lonjong atau oval beruntung karena dengan proporsi wajahnya yang seimbang dan memanjang, ia bisa mengenakan kacamata dengan model apa saja. Luna Maya adalah contohnya. Ia bisa mengenakan kacamata belalang dari Dior hingga wayfarer dari Rayband.

Pixabay

Kece merupakan kombinasi proporsi simetris, kesehatan dan persetujuan mayoritas masyarakat. Dengan memahami bentuk wajah alami dan mengikuti tips memilih kacamata ini, Anda bisa tetap keren saat menghalau silau. Tak hanya untuk perjalanan, namun juga untuk aktivitas sehari-hari Anda di siang hari. Ayo tetap kece  dengan kacamata hitam yang sesuai!

JAM TANGAN TAK SEKEDAR PENUNJUK WAKTU

Chronograph atau perpetual? Sport atau dress watch? Fashion atau luxury watch? Sebelum membeli, kenali beraneka ragam jam tangan yang tak lagi sekedar penunjuk waktu.

Teks: Muhammad Reza. Foto: Pexels.com . Dimuat di Bandung Advertiser 11-25 Februari 2009.

 

Anda menyukai jam tangan? Begitu banyak model jam tangan saat ini. Tahukah Anda jenis dan perbedaannya? Artikel ini akan memperkenalkan variasi jam tangan yang beredar di pasaran. Semoga bermanfaat dan menginspirasi Anda untuk tampil lebih gaya sesuai fungsi dan tujuan pemakaian mereka.

 

Chronograph atau Perpetual?

Chronograph adalah istilah untuk jam tangan yang tak saja berfungsi menunjukkan waktu, namun juga menghitung durasi waktu dalam satuan detik, menit hingga jam. Jam ini sangat membantu mereka yang berprofesi sebagai atlet, pilot, hingga pembalap motor. Karena ketebalan dan sarat fungsi, chronograph tampak maskulin dan berbau teknis. Ia akan mencuri perhatian bila dikenakan dengan pakaian kasual atau sporty, namun akan terlihat ‘berat’ dan mengganggu bila dipakai saat Anda ingin tampil minimalis.

Sementara itu, perpetual merupakan istilah bagi jam tangan yang mampu menunjukkan perubahan tanggal, hari dan bulan secara otomatis. Mekanisme ini pertama kali ditemukan Abraham Louis Breguet dan digunakan pertama kali untuk jam tangan ciptaan Rolex.

 

Quartz atau Mekanis?

Jam tangan mekanis dan quartz berbeda dalam hal sumber daya mekanisme dan nilai jual. Hal ini disebabkan tingkat kesulitan dan perangkat mekanismenya. Disebut juga jam tangan otomatis, dibutuhkan keahlian khusus untuk memfungsikan rotornya yang berputar sendiri tanpa tenaga baterai.

Hal ini berbeda dengan jam tangan jenis quartz. Mekanisme jam tangan ini berkaitan dengan kristal-kristal kuarsa di dalamnya yang dikendalikan baterai. Keakuratan dan kemudahan menjadi keuntungan. Jam tangan quartz lebih modern dibandingkan mekanis. Meskipun demikian, bukan berarti jam tangan jenis mekanis bernilai jual lebih rendah. Nilai jualnya justru semakin tinggi disebabkan semakin langkanya produksi jam tangan mekanis yang membutuhkan keahlian khusus dan sentuhan personal.

 

Day Watch atau Evening Watch?

Seperti terjemahannya, kedua jam tangan ini memiliki waktu pemakaian yang berbeda. Indikatornya adalah warna putih pada dial untuk jam tangan yang dikenakan siang hari  dan warna hitam pada dial untuk jam malam hari. Klasifikasi ini mungkin terkesan mengada-ada (bagaimana jika dial jam tangan berwarna biru?), namun ini merupakan konvensi tak tertulis di kalangan mode. Jadi, bila Anda berkesempatan bertemu insan sadar mode, mungkin hal terkesan sepele seperti ini patut dicermati untuk memberinya impresi.

 

Casual Watch, Sport Watch, atau Dress Watch?

Beberapa jenis jam tangan diciptakan untuk keperluan dan situasi yang berbeda. Casual, sport dan dress watch adalah tiga jenis utama yang wajib kita miliki. Casual watch merupakan jam tangan yang bisa menemani kegiatan informal seperti bepergian di dalam kota. Ia bisa saja chronograph, bermodel klasik dengan tali kulit dalam variasi warna atau dengan stainless steel bracelet, hingga penutup berlogo.

casual watch
Casual Watch

Sementara itu, sport watch dirancang untuk memudahkan Anda berolahraga. Dua karakter utamanya adalah tahan goncangan dan tahan air. Bila butuh pengukur waktu, sport watch berjenis chronograph akan sangat membantu. Sport watch ideal bergelangkan karet elastis agar keringat yang menempel mudah dibersihkan.

sport watch
Sport Watch

Untuk momen formal dan berkelas, kenakanlah dress watch. Pastikan model jam tangan ini sederhana dan klasik dengan dial sesuai waktu acara (putih untuk siang, hitam untuk malam). Bila acara mengharuskan penambilan ber-tuxedo atau jas, kulit jam tangan Anda harus berwarna hitam.

michael kors
Michael Kors

 

Fashion Watch atau Luxury Watch?

Jam tangan juga terklasifikasi atas jam tangan mode (fashion watch) dan jam tangan mewah (luxury watch). Jam tangan mode biasanya menampilkan logo sebagai daya tarik tampilan keseluruhan. Kelemahannya, pengerjaan mesin jam tidak diutamakan. Bisa saja pengerjaannya dilakukan di Jepang atau dengan mesin yang murah. Sementara jam tangan mewah adalah kebalikannya. Jam tersebut tak saja menawarkan kualitas disain dan mesin, tapi juga sejarah dan reputasi.

Apakah jam tangan dengan berlian selalu lebih mahal dibanding yang tak berdekorasi permata tersebut? Jam tangan dengan berlian memang terlihat mahal. Namun, bisa saja jam tangan tanpa berlian lebih mahal karena reputasi mereknya. Bila Anda berniat berinvestasi pada jam tangan, jangan jadikan berlian pada jam tangan sebagai patokan karena nantinya yang bernilai pada jam tersebut adalah berlian semata. Pilihlah jam bereputasi internasional dalam model terbatas dan disertai sertifikat. Kelak, ia akan menjadi benda vintage buruan kolektor yang siap membayar mahal.

Masih berkaitan dengan jam tangan mewah, jangan tergiur dengan penampilan luar yang terkesan mahal. Hindari membeli jam berlapis emas (gold plated). Setelah bertahun-tahun, lapisan itu akan berakhir menjadi stainless steel kekuningan. Jam tangan yang terlihat minimalis namun bertipe mekanis justru akan berdaya jual lebih di masa depan karena langka dibandingkan jam tangan berornamen lapis emas namun berdaya baterai semata.

Akhirnya, apapun jenis jam tangan yang Anda sukai, belilah di dealer resmi untuk memastikan keasliannya yang disertai sertifikat. Ayo, lengkapi koleksi jam tangan Anda!

Untuk saran dan pertanyaan, email: muhammadreza_ss@yahoo.com, whatsapp 087877177869.

TIGA ALASAN LOGIS UNTUK BERHIJAB

hijab style pexels-photo-196753

Teks: Muhammad Reza, Foto: Pexels.com

Dimuat di Kompasiana.com pada 8 Juni 2017.

http://v20106.kompasiana.com/modenesia/tiga-alasan-logis-untuk-berhijab_59384c623791c4197562f912

Sebelumnya saya mohon maaf, apabila ada yang kurang berkenan dengan yang akan saya utarakan. Artikel ini hanya berdasarkan pemikiran sederhana. Kalaupun tak setuju, setidaknya bisa jadi cara untuk mengenal aturan berbusana yang dianjurkan bagi saudari kita yang menganut kepercayaan mayoritas di tanah air. Sekali lagi, saya tidak berniat menistakan kepercayaan apapun disini. Dan saya, untuk itu, memohon maaf sebesar-besarnya.

Berhijab, yakni berbusana dengan menutupi  seluruh tubuh hingga pergelangan tangan dan wajah bagi wanita, merupakan bagian ajaran Islam. Panduan berbusana ini dijelaskan dalam kitab Al Quran. Dalam surat An Nur ayat 31, wanita diperintahkan mengenakan kerudung yang menutupi hingga dadanya. Perintah berhijab juga disebutkan dalam surat Al Ahzab ayat 59. Memang, berjilbab tidak menjadi ukuran kadar keimanan. Namun, bila ajaran itu untuk keselamatan, kenapa tidak mengikutinya?

Islam juga mengajarkan wanita untuk berpakaian sewajarnya; tidak ekstravagan tanpa tujuan yang bermanfaat. Saya menafsirkannya sebagai cara berpakaian yang mencegah diri dari sifat keangkuhan sekaligus menolong saudari lain untuk terhindar dari sifat iri dengki yang mungkin belum dapat mereka kontrol. Bila Anda mencintai keindahan dan ingin mengekspresikannya melalui  tekstil atau dekorasi busana yang mewah,  mengapa tidak? Namun tidakkah sebaiknya dikenakan di rumah sendiri? Kalau dipakai bepergian, mungkin harus lihat-lihat tempat tujuan dan lingkungannya dulu, ya.

Saya pikir ada banyak sekali alasan logis dan praktis mengapa berhijab sangat bermanfaat dan mempermudah kehidupan. Tiga diantaranya adalah sebagai berikut.

 

1. Menghindarkan diri dari fitnah.

Ya, kita tak pernah tahu apa yang ada dalam pikiran setiap orang di sekitar kita. Beberapa model busana yang bukan  ditujukan untuk gaya berhijab memang menyanjung kecantikan wanita dengan menegaskan indahnya kulit dan lekuk tubuh alami pemakainya. Bagi perempuan, tubuh adalah haknya, mau diperlihatkan atau tidak. Namun seringkali hak yang dilindungi ini disalahartikan. Kerapkali wanita yang berbusana terbuka disalahtafsirkan karena cara berpakaian tersebut  lekat dengan seksualitas.

shutting up the voices pexels-photo-129862

 

Saya teringat contoh kejadian fitnah karena busana yang minim bahan.  Sekali waktu, saya bersedih menonton video yang diunggah di youtube, dimana seorang wanita begitu marah dan menghardik warga suatu kampung disebabkan beberapa diantaranya menyampahinya dengan ujaran yang kurang pantas. Melihat gaya berbusananya yang luar bisa dermawan memperlihatkan kemolekan tubuh seraya memamerkan belahan dada dan paha, beberapa warga mengasosiasikan penampilan itu dengan para pemeran film-film panas, atau para wanita penghibur. Jika wanita tersebut tersinggung karena merasa difitnah, saya memahami kemarahannya. Bisa jadi dia bukan wanita penghibur. Menurut saya, tentu saja dia berhak meluruskan fitnah, walau saat itu dilakukan dengan begitu dramatis sehingga ada pihak yang merasa kehebohan tersebut layak dipertontonkan di media sosial. Namun, tidakkah peristiwa itu memalukan?  Syukurlah, konflik tersebut berakhir damai. Warga yang melontarkan fitnah meminta maaf.

Saya hanya bisa mendoakan, semoga berbagai permasalahan miskomunikasi seperti itu tak terjadi lagi. Menurut saya, sebaiknya kita semua mempertimbangkan dampak cara kita berpakaian sebelum meninggalkan kediaman masing-masing.

 

2. Menghindarkan diri dari kejahatan seksual.

Anda pernah membaca atau menyaksikan berita mengenai kekerasan seksual dan juga demo hak mengenakan rok mini? Kasus perkosaan  umumnya disebabkan pelaku terdorong beraksi karena terangsang melihat bagian tubuh korban yang dipertontonkan. Namun, sebagian wanita menganggap berpakaian seksi adalah hak mereka dan bukan menjadi  pembenaran atas perbuatan jahat pelaku.

sad woman pexels-photo-271418

Menurut situs resminya, Komnas Perempuan telah mendata sebanyak 93.960 kasus kekerasan seksual pada kaum hawa yang terjadi sejak 1998 hingga 2010.  Artinya, dalam kurun 13 tahun, setiap hari ada 20 (19.80) korban. Dari angka tersebut, Komnas ini mengelompokkannya kepada jenis kekerasan yang lebih spesifik. Mereka menemukan bahwa perkosaanlah jenis  kasus terbanyak. Kasus pelecehan seksual secara fisik, verbal atau tindakan yang menjadikan korban sebagai objek seks berada di peringkat ketiga.

Terkait himbauan mantan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, agar perempuan sebaiknya tidak mengenakan rok mini saat bepergian dengan kendaraan umum, sekelompok perempuan menyuarakan aspirasinya. Para perempuan yang menamai diri Kelompok Perempuan Menolak Perkosaan berdemo di kawasan Bundaran HI pada 18 September 2011 silam dengan mengenakan rok mini dan beberapa diantaranya juga memakai atasan tanpa lengan. Sebagaimana diberitakan di situs Tribunnews, mereka menganggap pemikiran bahwa perkosaan yang diakibatkan penampilan seksi itu tak bisa diterima.

Bagaimana menurut Anda?

Kalau saya boleh beropini, ada begitu banyak alternatif untuk mempermudah kehidupan kita. Sebagaimana di bidang kehidupan lainnya, pilihlah yang aman. Ya, kita memang memiliki hukum yang melindungi. Namun itu tidak berarti menghentikan kemungkinan kasus  kriminal  untuk menghampiri kita. Ingatlah, pria adalah makhluk visual. Ketika Anda berpakaian seksi di dalam rumah, tentu jauh dari bahaya . Namun, saat bepergian dimana setiap pria tak dikenal melihat Anda dalam pakaian yang mempertontonkan lekuk tubuh apalagi terbuka, apakah Anda bisa memastikan terbebas dari kemungkinan pelecehan seksual? Ibarat mengunci rumah untuk menghindari perampok, kuncilah kesempatan ‘maling’ untuk menjahati kehormatan yang berharga. Ingatlah, selain disebabkan adanya kesempatan, maling cenderung memilih korban yang lebih ‘gampang dan mengundang’ untuk ditaklukkan.

fashion-woman-countryside-clothes.jpg

Dalam konteks ini, saya melihat begitu besarnya kemungkinan saudari kita yang berhijab untuk terhindar dari kejadian-kejadian serupa.  Begitu besar pula kemungkinan mereka untuk menjaga nama baik keluarganya hanya dengan cara menutupi tubuh melalui pakaian yang sesuai aturan agama.

 

3. Melindungi kesehatan dan kecantikan.

Gaya berbusana hijab menjaga kesehatan wanita yang mengenakannya. Bayangkan polusi udara dan pemanasan global. Betapa buruknya mereka berdampak pada rambut dan kulit. Kulit adalah jalan masuk berbagai kuman. Bila tak terlindungi, ia pun menjadi target kanker kulit melalui paparan matahari secara langsung.

Kanker kulit disebabkan paparan sinar ultraviolet (UV) alami maupun buatan (lampu UV dan tanning bed) yang  diperburuk dengan menipisnya lapisan ozon. Situs Faktakanker.com mengatakan betapa kanker ini bisa menyebar dan mempengaruhi organ tubuh lain dan berakhir fatal seperti kebutaan. Menurut data WHO, sebagaimana disebutkan dalam situs Alodokter, sekitar 132 ribu kasus kanker kulit bernama melanoma  muncul setiap tahun di seluruh dunia. Situs ini pun menyebutkan bahwa wanitalah yang lebih berisiko menderita penyakit mematikan ini.

pretty eyes pexels-photo-87293

Rambut, seperti yang diyakini banyak salon kecantikan, adalah mahkota. Anda mungkin berpendapat sama. Nah, bila mahkota kesayangan ini rontok atau rusak karena paparan sinar matahari, tak mau dong? Memakai produk anti sinar UV pada rambut ternyata tak seefektif mengenakan penutup kepala, ungkap situs Livestrong.com. Wah kalau begitu, kenapa tak berhijab saja? Praktis tak perlu berbagai pernak-pernik perawatan yang rumit.

Tak mau gerah  mengenakan pakaian tertutup?  Jangan khawatir. Dengan blus, tunik atau kaftan berpotongan  longgar ,  penguapan keringat akan lebih cepat. Gerah atau gatal karena keringat biasanya disebabkan busana yang ketat. Sebenarnya banyak dampak negatif busana ketat. Selain berpotensi penjamuran, memakai baju ketat juga bisa menyebabkan penyakit asam lambung, lho. Tak percaya? Google saja.

Saya percaya, saudariku semua sudah mengetahui betapa maju dan berkembangnya dunia mode hijab. Ini tidak saja di Indonesia namun juga di luar negeri. Di Indonesia, sejak tahun 2011 kita mulai mengenal disainer dan merk busana muslim yang koleksi rancangannya begitu modern dan bergaya, seperti Dian  Pelangi dan Anniesa Hasibuan. Di negara tetangga, kita mengenal Ahley Isham, Tom Abang Saufi hingga Jovian Rayke Mandagie yang merancang busana yang cocok untuk para muslimah. Sementara di  kancah global, sejak 2016, Dolce & Gabbana telah meluncukan lini khusus dengan menyajikan koleksi abaya yang Islami. Alhamdulillah. Pilihan dan inspirasi gaya berhijab semakin beraneka ragam.

Dengan ketiga alasan yang sangat logis tadi, menurut saya, sebaiknya muslimah menjadikan  hijab sebagai gaya berbusana. Kalau gaya ini jelas-jelas mendatangkan banyak manfaat, mengapa memilih gaya lain berisiko mendatangkan mudharat? Berhijab, yuk.

 

Untuk saran dan pertanyaan; email ke muhammadreza_ss@yahoo.com , whatsapp 087877177869 .

TUNICS FOR ALL OCCASIONS

They’re glamour, resort-y, casual, sophisticated, and sexy. Tunics should be one of your wardrobe essentials.

Text: Muhammad Reza

 

It’s fasting month for moslems now. And tunics are so identical with the season. It would be easy to imagine some fashion spread showcasing girls in veil wearing tunic. But should tunic be only worn at this certain occasion? Just Ramadhan and Hari Raya? Why not wear tunics daily, more often?

tunik bcbg-resort23
BCBG Max Azria

Historically, it’s not the arabians who wore tunics first (as I presumed), but the romans. Tunic derived from the latin word tunica. It’s a type of sleeved or sleeveless clothing whose hem line  reaches one’s hip or ankles. As fashion evolves, tunics were  worn and modified in many countries. In the medieval time, the embroidered tunic stated the social status. The riches embroidered it with lavish stones or threads. It lost its popularity as fashion trend changed and kept on coming back as another fad periodically.

 

Tunics look, however, sophisticated, relaxed and very feminine. They also reflect virtue, likely because most of clergymen and yogis are seen in them. But if we look the other way, tunics could be glamorous and seductive as well. There are so many other looks in them. It’s how we style them.

 

Glam Tunics

Let’s fall in love with tunics. Start with the glam ones. You have more chances to fit in any dresscode with different kind of them (except business attire, for sure). When you’re invited to a formal party and expected to look glamour, you can respect the dresscode in flashy sequined tunics. I am sure that dark silk or satin pieces, embroidered with sparkling crystals or finely made emroidery would enhance the celebrated moment as well. For the less formal parties, you can rock  the thighs-length tunic that’s ensembled with printed leggings and heels.

tunik glamor 1 joansmall
Balmain H&M
tuni jlo
Source : marokko.nl
tunik kasual glamor chanel
Chanel

 

Resort Tunics

The key is relaxation, volume, color, brightness and prints. When it comes to vacation, you need volume on your tunic to let your skin breathe in the joy of  sun.

tunik bcbg-max-azria-look-book-resort-201512

tunik Roberto-Cavalli-floral-print-silk-tunic-4

Opt for some loose tunics in light fabric such as cotton or linen. You can have fun with bright colors and prints (from floral to geometric). Pair these flamboyant tops with shorts, capri pants, sandals or wedges. Cinch it with a belt and you’re chic in five second.

 

Casual Tunics

tunik Tory_Burch_Resort_2013_Look_04
Tory Burch

For hanging out with your girls or going to campus, vary your look with these comfy outfits. You can wear a hips-length or the thighs-length tunic. The crisp  cotton or jersey short-sleeved (or sleeveless if it’s appropriate at the occasion), two-toned (or more) tunic would look casual with pipe pants or skinny jeans. Play monochrome if you like slimmer or taller illusion. To accessorize, I’ll suggest (again!) an enormous belt or obi  that accentuates.

tunik Rihanna-Dines-At-Nobu-In-NYC-2
Celine

 

tunik tory burch resort 2014 6
Tory Burch

Sophisticated Tunics

Wear tunics to get the sophisticated look. The secret is in the simplicity. Wear a very simple tunic that is strong in color (avoid the colors that wash your skin tone away), without too much ornament or embroidery. Such tunic looks elegant. You could pair it with pipe pants and heels.

tunik alberta ferretti
Alberta Ferretti

 

tunic gucci-spring-2013-blue-tunic-top-profile
Gucci

Sexy Tunics

Could tunics look seductive? Certainly. Tunics may cover your skin and curves, but with chiffon-silk tunics,  a tempting mistery is created in your tunic’s swished fragile fabric. Other fabric (like silk, lame or taffeta) would create the understated sensuality when the fabric covers your body closely. You don’t have to show off all your skin to look sexy. This tunic defines sensuality in subtlety.

tunik Valentino-white-long-tunic-catwalk
Valentino
tunik naeem khan
Naeem Khan

There are so many different kind of tunics and they go along with all  occasions.  You don’t have to wear them only at Ramadhan or Hari Raya. They should be your wardrobe essentials because tunics are for all occasions.

 

TUNIK GLAMOR, KASUAL, DAN RESORT

 BERBAGAI GAYA TUNIK

Dengan variasi model dan styling , tunik bisa tampil dalam gaya glamor, kasual, dan resort. Teruslah mengenakannya, tak hanya di momen lebaran.

Teks: Muhammad Reza

tunik long chanel
Chanel Cruise 2015 Dubai, source: sparklestyle.co.uk

Sekilas Tren Mode Tunik

Menjelang hari raya lebaran, beberapa jenis pakaian naik daun. Tunik salah satunya. Sebagaimana tren mode yang selalu berputar, ia kembali menjadi pilihan untuk membalut tubuh pria dan wanita di acara perayaan. Berbagai majalah dan katalog mode beramai-ramai menyajikan tips padu-padan busana muslim yang diperankan atasan ini .

Bila berbicara tentang tunik, nuansa etnik timur tengah mungkin muncul di benak kita. Namun, tunik bukan berasal dari jazirah arab. Tunik ini pertama kali diperkenalkan bangsa romawi sebagai pakaian sehari-hari. Tunik berasal dari bahasa latin, yakni tunica. Ia berupa pakaian berlengan atau tanpa lengan dengan kerah bervariasi dari leher berbentuk V, bundar hingga persegi yang umumnya diberi ornamen bordir atau hiasan di garis leher. Panjangnya sendiri bervariasi dari sebatas pinggang hingga batas mata kaki. Mengikuti perkembangan zaman, tunik mengalami modifikasi. Di abad pertengahan, tunik dengan hiasan bordir menjadi favorit sekaligus mewakili status sosial. Pada pertengahan abad 21, tunik sudah mengalami ragam pilihan model, corak dan bahan. Selanjutnya tunik mengalami siklus tren sesuai permintaan pasar.

Kesan yang umum ditampilkan tunik adalah kesederhanaan, terkadang religius. Namun, tunik pun bisa tampil glamor, kasual hingga bohemian. Coba bayangkan tunik bernuansa islami yang pernah berkali-kali dikenakan Siti Nurhaliza dengan yang bergaya bohemian seperti rancangan Kate Moss untuk Topshop.  Masih ingat jugakah dengan tunik glamor penuh kilau ornamen yang tertangkap kamera paparazi di tubuh Kendal Jenner? Anda mungkin mengira ketiga busana itu berbeda, namun sesungguhnya mereka termasuk tunik. Hanya saja, bahan, model, aplikasi dan penataan gaya tunik-tunik ini berbeda. Itulah yang akan kita bahas dalam lembar mode kali ini, bagaimana memilah tunik untuk  kebutuhan tampil glamor, santai,  dan resort.

 

Tunik  Itu Mudah Dipadu-padan, Nyaman dan Terlihat Feminin  Saat Dipakai

Mengapa? Rahasianya ada di model yang bersahaja. Dengan banyaknya pilihan warna dan ornamen serta panjang lengan dan hem line, tak sulit menyandingkannya dengan variasi bawahan. Kenakanlah tunik bermodel sederhana namun kuat dalam warna seperti biru tua, merah darah, ungu atau warna netral seperti hitam dan putih. Hindari ornamen seperti bordir atau payet yang menyolok. Coba pilih tunik klasik, berlengan panjang dengan hem sebetis atau mata kaki. Bila ingin tampil feminin atau girly tanpa memakai dress atau rok, tunik yang panjang ini bisa jadi alternatif. Untuk kegiatan sehari-hari yang membutuhkan kemudahan bergerak, Anda bisa tetap bergaya dengan memadankan tunik sejenis dengan celana panjang berbentuk pipa dan sepatu stiletto atau sepatu flat.

tunik basic emilio-pucci-whiteblue-embroidered-voile-tunic-product-3-7980916-722337148
Emilio Pucci, source : lystit.com

 

Tunik Glamor

Mari mulai menyesuaikan tunik dengan gaya dan tujuan pemakaiannya. Untuk kesan glamor yang sesuai dengan dresscode acara pesta, Anda bisa mengenakan tunik berbahan satin, sutra atau lame baik dengan ornamen bordir benang emas atau payet kristal maupun tanpa ornamen. Sesuaikan panjang lengan dan hem line tunik anda dengan acara. Bila ingin mengenakan tunik ini ke pesta atau acara keluarga, tunik selutut dengan bawahan celana pipa tentu berterima. Sementara untuk acara yang kurang formal dengan teman-teman, tunik pendek dengan legging (atau tanpa legging) jadi opsi yang gaya sekaligus aman . Tunik glamour ini bisa dipadankan dengan stiletto atau boots.

tunik glamor chanel
Chanel Cruise 2015 Dubai, source : sparklestyle.com

 

Tunik Kasual

Untuk dikenakan saat beraktivitas sehari-hari seperti bekerja atau bepergian, tunik kasual cocok karena praktis. Tunik berbahan katun atau berlengan pendek  akan terasa dan terlihat santai dengan jeggings atau leggings bermotif atau tekstur unik. Agar memudahkan saat bergerak, pilih tunik dengan hemline yang jatuh di pinggang (atau sepaha bila tunik yang anda pilih sedikit longgar). Anda bisa memilih tunik kasual bergaya hippie atau bohemian yang longgar saat beraktivitas di siang hari, atau tunik berbahan rajut yang terlihat rapi dan cocok untuk dipakai di malam hari. Sebagai aksen penampilan kasual ini, lilitkan ikat pinggang besar atau obi.

tunik Rihanna-Dines-At-Nobu-In-NYC-2
Rihanna in Celine’s long tunic, source : fashionbombdaily.com
Balmain for H&M
Balmain for H&M

 

Tunik Resort

Inti gaya resort adalah relaksasi, yang bisa ditunjukkan melalui tunik longgar dengan warna dan motif cetak yang meriah. Saat berlibur, anda membutuhkan tunik longgar yang membuat kulit anda bernafas lega di bawah sinar mentari. Pilih bahan yang ‘mendinginkan’ seperti linen dan katun. Nikmati warna-warna penuh keceriaan seperti kuning, merah jambu menyala, turqoise atau hijau limau dengan atau tanpa motif cetak floral dan geometris yang identik dengan musim panas. Untuk bawahan, pilih celana panjang atau celana capri berwarna terang dengan sandal gladiator atau wedges.

 

tunic resort pucci-turban-retro-style
source : theglampad.com

Nah, bagaimana? Tunik tak hanya pantas dikenakan di saat lebaran. Pilihan dan padu padan tunik yang berbeda bisa memberi variasi dalam kegiatan berbusana sehari-hari. Selain praktis, nyaman, dan sangat  berterima untuk dikenakan di berbagai aktivitas, tunik menjadi pilihan  untuk penampilan yang feminin, santun dan elegan.

 

Untuk saran dan pertanyaan, silakan email : muhammadreza_ss@yahoo.com atau whatsapp +6287877177869

FILOSOFI DAN 9 TIPS BUSANA ANAK-ANAK (2008)

Text & Photos: Muhammad Reza. Published in Bandung Advertiser July 2008

Siapa yang tak ikut senang melihat gembiranya anak-anak saat bermain bersama teman-teman atau sanak saudaranya?  Namun ,terkadang kening ini bisa mengernyit saat memperhatikan hasil dandanan sang ibu pada anaknya, terutama anak perempuan. Sedikit heran saja kalau memperhatikan anak-anak perempuan, baik yang masih balita hingga usia pra remaja (kurang dari limabelas tahun),  berpakaian layaknya perempuan seusia ibunya. Atasan halter ketat? Rok mini berbahan kulit? Kitten heels? Apa yang dipikirkan sang ibu saat mendandani peri kecil ini? Tanpa berniat mengkritik (apalagi menghakimi), izinkanlah saya berbagi saran. Saya yakin, para ibu selalu menginginkan yang terbaik bagi putera-puterinya, termasuk dalam hal berbusana.

filosofi2

Christian Lacroix pernah berkomentar kepada majalah W. Menurutnya, sebagian besar inspirasi perancang banyak dipengaruhi pengalaman visual saat kanak-kanak. Pengalaman inilah yang menjadi fondasi ‘citra’ busana-busana rancangan mereka. Sebagaimana Gianni Versace yang selalu menciptakan kesan glamour dan seksi berkat masa kecilnya yang terbiasa mengagumi dandanan para pelacur di lingkungan tempat tinggalnya, atau Vivienne Westwood yang ‘memberontak’ dengan gaun-gaun inovatif dan tak lazim yang terinspirasi pengalamannya sebagai bagian komunitas punk di masa remaja.

Menurut saya, opini Christian Lacroix ini pun berlaku pada masyarakat pengguna produk mode awam seperti kita. Sadar atau tidak, gaya dandanan Anda saat ini dipengaruhi sosok-sosok yang Anda kagumi di masa kanak-kanak dan pubertas. Yang mengidolakan Lady Diana mungkin akan mengadopsi gaya sederhana dan anggun dari mantan calon ratu Inggris ini. Sementara pengagum Kate Moss akan setia dengan paduan busana ekletik dan bohemian. Penggemar Madonna? Tentunya cenderung mengikuti filosofi dandan sang material girl yang seksi, trendi, dan berani tampil beda.

Coba lihat idola anak-anak Anda saat ini. Siapa yang selalu merajai hatinya? Apakah Carrie Underwood yang relatif sopan dan aman dari cercaan para fashion police? Atau Britney Spears yang sangat kreatif dalam melangkahi semua aturan berbusana hingga terlihat vulgar dan tak lazim? Mungkin terdengar klise, namun secara psikologis, gaya berbusana tak sekedar copy-paste dari panggung peragaan mode ke lemari baju. Gaya berbusana pun merupakan kombinasi reka ulang secara tanpa sadar dari persona yang meinginspirasi di masa kecil dan bagaimana orangtua membiasakan (baca:mendidik) anak dalam memilih baju yang pantas untuk dikenakan ke luar rumah.

filosofi1cover

Beberapa hal dasar yang penting untuk diingat dalam memilih baju anak-anak adalah sebagai berikut.

  1. Utamakan kesopanan. Anda harus membiasakan anak-anak menjaga kesopanannya dalam berpakaian. Memakai kaus singlet atau hot pants mungkin sah-sah saja di dalam rumah, namun jangan biarkan ia membiarkan sebagian kulitnya telanjang saat bepergian. Meskipun masih kecil, ia harus dilatih untuk menutupi bagian tubuh yang suatu saat akan menjadi daya tarik seksual.
  2. Perhatikan bahan pakaian. Katun, linen, wol dan bahan-bahan natural lainnya paling sesuai untuk mereka karena menyerap keringat dan memudahkannya bebas bergerak. Jauhkan anak-anak dari bahan sintetis seperti lurex atau nilon yang hanya membuatnya gerah karena proses penguapan keringat terhambat.
  3. Ceriakan penampilan mereka.  Simpan warna-warna gelap seperti merah marun atau hitam di lemari. Semburkan keceriaan melalui warna pastel dan vibran seperti kuning, biru langit atau merah jambu. Bila ingin anak-anak ‘menjadi lebih lembut’, kenakan baju-baju berwarna pastel. Percayalah, mood  mudah terpengaruh oleh warna.
  4. Dandani mereka sebagai anak-anak. Beberapa produsen busana anak menerapkan model pakaian orang dewasa pada anak-anak seperti rok kulit ketat atau boots berhak tinggi. Jangan biarkan pakaian seperti itu menyetuh kulit tubuh anak anda! Apalagi memakaikan kosmetik. Berdandan jauh lebih muda atau lebih tua dari umur sebenarnya adalah fashion faux pas yang umum.
  5. Waspadai ornamen pakaian anak. Model-model sederhana seperti kaus oblong, celana denim, kapri, celana pendek, kardigan dan jaket bisa menjadi bergaya dengan detil-detil unik seperti renda, sulam atau pita. Hati-hati terhadap detil yang ‘berbahaya’ seperti manik-manik atau studs bisa melukai kulitnya atau tertelan.
  6. Tak perlu menghamburkan uang untuk busana anak-anak yang terlalu mahal. Tubuh anak-anak berkembang dan alangkah sayangnya bila dalam waktu singkat jaket dan kardigan kasmir yang mahal itu tak terpakai lagi. Konsep investasi demi pemakaian busana dalam jangka panjang  lebih cocok diterapkan setelah  dewasa.
  7. Sediakan setelan suit katun untuk anak laki-laki atau gaun berlengan dengan bahan mewah seperti sutra atau sifon untuk anak-anak. Mereka membutuhkannya untuk menyeimbangi penampilan anda di undangan pesta yang resmi.
  8. Aksesori yang wajar. Anak-anak sebaiknya tak usah banyak mengenakan asesori, apalagi perhiasan logam mulia dan batu permata. Biarkan teddy bear menjadi asesori sekaligus teman bermain mereka.
  9. Kenalkan kualitas pada anak-anak, bukan merk. Mengenakan produk fashion bermerk dengan pertimbangan jaminan kualitas memang dianjurkan, namun jangan tanamkan kepercayaan diri dan gengsi anak melalui benda-benda bermerk. Hal itu justru akan membuat dirinya menjadi korban mode saat besar nanti. Tanamkan konsep apresiasi terhadap kualitas produk fashion bermerk pada anak-anak, bukan untuk mengasosiasikan citra dirinya pada benda bermerk.

Anda tentu memahami bahwa mode adalah bagian dari gaya hidup yang mencerminkan budaya. Oleh karena itu, berikanlah gaya hidup yang wajar dan sehat sekaligus tanamkan budaya yang bermartabat bagi anak-anak Anda melalui caranya berbusana sejak dini.

Untuk saran dan pertanyaan, silakan email : muhammadreza_ss@yahoo.com dan whatsapp : +6287877177869

STYLING JOB : STYLE FACTOR YAHOO! INDONESIA (2011)

The first time I saw Minimal dresses, I wanted to see them on the fashion video host I styled in 2011. I knew this brand would be huge. Minimal is elegance. That’s how I wanted the host to be.

Watch the video here :

Natalia Haman wore Angelina Dress by MINIMAL, and her jewelry by NEW G and Truly (Available in Centro). Hair and Make Up : Wulan, Production : indoXPLORE. Location: Domain Bar & Grill, Senayan City, and Alfon’s Hair and Beauty Salon.

foto01

Untuk saran dan pertanyaan, penulis dapat dihubungi melalui email : muhammadreza_ss@yahoo.com dan telepon/whatsapp di +6287877177869.

MEMAHAMI GAYA FORMAL PRAKTISI KEUANGAN (Bagian I & II) – 2017

Bagian I

Bagaimana bayangan Anda tentang penampilan pria berprofesi pialang saham, profesional perbankan, atau perencana keuangan? Setelan jas hitam formal dengan rambut tersisir rapi dengan satu ton pomade? Penampilan monokrom dan klasik yang sama dari hari ke hari?
Bila fashion tak lepas dari gaya hidup masyarakat berbudaya, maka pria modern yang berkarier di dunia keuangan tentunya memiliki kesesuaian gaya dengan dunia keuangan sekaligus mampu mengaktualisasikan tendensi mode terkini.
Common Look of the Financial Professional
Fashion mencerminkan cara kita menjalani hidup. Bukan saja tentang apa yang Anda pakai, tapi juga bagaimana, dimana serta dengan siapa Anda beraktivitas. Hal ini membantu kita memahami keharusan penampilan formal bagi para praktisi keuangan.
“Kebanyakan pria yang menggeluti bidang keuangan berpenampilan rapi dan resmi. Bidang ini erat kaitannya dengan trust. Penampilan yang profesional tentu membangun kepercayaan dalam awal hubungan bisnis,” ujar Novi Syabrina, branch manager perusahaan asuransi terkemuka Manulife.
Menurutnya, gaya berpakaian yang cocok untuk praktisi bidang asuransi atau investasi memang mewajibkan kemeja berlengan panjang, celana panjang, dasi, dan juga jas. Alfons Lee, desainer yang sedang populer dan diminati sederetan sosialita dan selebriti tanah air, juga menambahkan bahwa kerapian adalah elemen kunci gaya para profesional tersebut.
Mengapa harus formal?
Financial educator & advisor Elsa Febiola Aryanti memaparkan alasan betapa pentingnya hubungan gaya formal para pelaku keuangan dengan tujuan utama mereka mendapatkan kepercayaan dari klien.
“Bisnis keuangan adalah bisnis kepercayaan. Penampilan yang rapi dan formal sangat penting karena mempresentasikan kepercayaan, trustworthyness, dan reliability tidak saja dari praktisi tersebut namun juga perusahaan yang diwakilinya.” ungkapnya.
Industri keuangan mencakup banyak bidang termasuk perbankan, pasar modal, dan asuransi. Elsa menambahkan, bahwa ada bidang yang secara tradisional gaya berpakaiannya lebih formal dibanding bidang lain. Biasanya sub bidang yang sejarahnya lebih tua seperti perbankan dan asuransi lebih mewajibkan praktisinya berpakaian formal.
Siddiqi Patiagama, seorang manager dari salah satu divisi bank swasta di Jakarta juga menegaskan bahwa kerapian dan formalitas penampilan para staf perbankan adalah tuntutan pekerjaan, bukan sekedar pilihan gaya berbusana. Sangat mungkin seorang profesional ‘tersisihkan’ hanya karena tidak mengikuti pakem berpakaian yang sudah menjadi bagian kultur perusahaan.
Sepenting itulah sebuah gaya formal bagi seorang praktisi keuangan. Tak hanya sekedar rapi dan enak dipandang, tapi gaya berpakaian profesi ini memiliki dasar yang sangat mendalam tentang fungsi.
Bagian II
Jika sebelumnya sudah dibahas tentang kenapa praktisi keuangan berpakaian formal, di bagian ke dua ini kita akan memaparkan bagaimana cara membuat gaya formal itu sendiri tidak terasa kaku, dan nyaman dipandang.
Make It Stylish
Menyeimbangkan keduanya dalam proporsi yang wajar membutuhkan pemahaman akan proporsi dan komposisi dalam padu padan pakaian serta aksesori. Beberapa profesional keuangan dan mode tanah air pun memberi tips sederhana untuk membuat gaya formal ini stylish tapi effortless.
Lanangindonesia.com menerima masukan dari desainer tanah air yang sudah go international, Lenny Agustin. Desainer yang terkenal berkat kepiawaiannya menggubah keindahan kain tradisional seperti tenun dan batik menjadi ready to wear yang modern ini menawarkan beberapa tips untuk upgrade penampilan formal jadi lebih modis.
“Coba kemeja dengan detil atau motif yang unik namun tidak terlalu menyolok seperti kemeja dengan kerah yang lebih kecil dari biasanya, kerah shanghai, atau kantong dengan warna jahitan yang berbeda,” ujar Lenny.
shanghai-1
Sementara itu branch manager Manulife, Novi Syabrina, menyarankan batik sebagai pilihan kemeja bila mendapatkan acara dengan dress code. Batik dianggap formal sekaligus personal karena menunjukkan taste kita dalam pemilihan kualitas dan kesesuaian warna dengan kulit. Ada begitu banyak pilihan kemeja batik, dari yang klasik hingga kontemporer. “Yang pasti, jangan sampai terlihat cheap,” tandasnya.
 shanghai 3
Financial educator dan advisor Elsa Febiola juga merekomendasikan pemakaian kemeja tenun ikat untuk penampilan praktisi keuangan yang dikenakan dengan sepatu dan belt kulit berkualitas.
Mix and Match
Dalam mix and match, Desainer Lenny menyarankan pemakaian jas atau blazer yang berbahan tipis dan tak usah dikancingkan. Beberapa rekomendasinya untuk bawahan adalah pilihan celana panjang bertekstur seperti denim untuk penampilan formal yang fresh.
“Namun tetap dalam warna senada dengan keseluruhan penampilan,”ungkap desainer yang juga sedang disibukkan dengan persiapan perhelatan mode Surabaya Fashion Parade Mei mendatang ini.
Kami memahami pentingnya dress code yang sudah pakem di lingkungan praktisi keuangan. Karena itu, kami juga menganggap sentuhan mode kekinian pada penampilan profesional harus sewajarnya dan tidak mendominasi. Bila kantor mewajibkan kita mengenakan suit atau seragam tertentu, coba kenakan dengan detil-detil dalam ukuran semini mungkin seperti motif houndstooth atau kotak-kotak dalam warna netral dan formal seperti hitam, abu-abu, biru navy atau krem.
shanghai 2
Kita juga bisa ciptakan sedikit keseruan melalui sedikit aksen dengan burst out some colors pada aksesori dasi, cufflinks, atau pocket squares. Jika Anda berkacamata, mengapa tidak memilih kacamata desainer dari koleksi mutakhir? Folio atau clutch sesuai tren saat ini juga sudah cukup untuk menyuarakan ‘Fashion’ dalam penampilan kantoran Anda yang formal.
Pada akhirnya, penampilan profesional keuangan terbaik bagi pria modern menekankan pada kualitas dan kepatuhan berpakaian dengan sedikit ruang untuk eksplorasi tanpa mengubah tujuan penampilan secara keseluruhan; trust dan wibawa perusahaan.
Bagaimana Sobat Lanang sekalian, sekarang kalian sudah paham kan kenapa cara berpakaian para praktisi keuangan selalu eye catchy. Intinya gaya pakaian yang formal tapi stylish tetap bisa diadaptasikan pada beberapa profesi yang khususnya banyak di indoor. Nilai diri kita sebenarnya bukanlah apa profesi kita, tapi seperti apa cara berpakaian kita.

By Muhammad Reza (087877177869, muhammadreza_ss@yahoo.com)

MEMPERTANYAKAN KEBAYA KONTEMPORER (2008)

Saat kebaya mengalami modifikasi melalui disain kontemporer, ada yang menganggapnya melenceng terlalu jauh dari tradisi. Salahkah bila kebaya bergerak menjauh dari pakem aslinya?

Teks : Muhammad Reza, Published in Bandung Advertiser June 2008

Jauh sebelum Anne Avantie membuka mata dunia di ajang Miss Universe 2005 melalui busana kebaya yang dikenakan Nadine Chandra Winata, keindahan warisan budaya tanah air sudah mempesona dunia. Lima belas tahun sebelumnya, koleksi busana batik Iwan Tirta diliput majalah mode bergengsi seperti Vogue dan Harper’s Bazaar. Kain dan busana tradisional pun menjadi sesuatu yang agung. Saat kebaya mengalami modifikasi melalui disain kontemporer, ada yang menganggapnya melenceng terlalu jauh dari tradisi. Salahkah bila kebaya bergerak menjauh dari pakem aslinya?

Benarkah Kebaya itu Asli dari Indonesia?

kebaya dewi sukarno
Ratna Dewi Sukarno

Dalam bukunya yang berjudul Chic in Kebaya, Ria Pentasari menunjukkan bahwa kebaya muncul setelah kedatangan bangsa Portugis ke Indonesia. Artinya, sebelumnya para wanita pribumi hanya mengenakan kain yang dililitkan dari bagian dada hingga mata kaki atau hingga betisnya. Dengan pengaruh agama dan nilai kesopanan yang dibawa penjajah, wanita pribumi pun menutup bahu dan lengannya dengan atasan pas badan yang kini kita sebut kebaya. Ensiklopedi maya Wikipedia sendiri menyebutkan bahwa kebaya berasal dari Tiongkok lalu menyebar ke Malaka, Jawa, Bali, Sumatera dan Sulawesi. Sementara dalam suatu artikelnya, harian Seputar Indonesia berpendapat bahwa kebaya berasal dari bahasa arab yakni habaya (pakaian labuh yang memiliki belahan di depan).

Ketika Malaysia membuat kita emosi dengan mempatenkan batik sebagai miliknya, Indonesia langsung memeluk kebayanya erat-erat. Salah satu reaksi disainer Indonesia, yakni Adjie Notonegoro, adalah mendeklarasikan kebaya sebagai busana nasional milik Indonesia. Aksi ini dilakukan bersama Menbudpar Jero Wacik didampingi Direktur Hak Cipta Desain Industri Ansori Sinunga.

Namun, dengan bercermin pada fakta bahwa kebaya hadir sebagai asimilasi budaya luar yang masuk ke Indonesia, masih bisakah kita ‘ngotot’ kalau kebaya itu benar-benar asli Indonesia? Bagaimana jika seandainya couturier ternama seperti Zuhair Murad atau Georges Chakra membuat sepotong blus tipis pas badan berbahan lace dan berlengan panjang dengan kerah meruncing (V) lalu dihiasi gemerlap aneka payet? Bisa saja ia menyebutnya body-fitted sequined V-neck lace top. Akankah kita keberatan?

Kontroversi Kebaya Kontemporer

kebaya nadine
Nadine Chandrawinata

Anne Avantie terkenal karena disain kebaya-kebaya rancangannya yang revolusioner. Kebayanya tak seperti stereotipe kebaya klasik seperti halnya kebaya encim (kebaya yang dipopulerkan wanita peranakan Tionghoa dan bercirikan bordir di kancingnya), kebaya sunda (berkerah meruncing membentuk huruf V), atau kebaya jawa (berkutu baru dengan lintangan kain di dada). Anne Avantie mempopulerkan apa yang sekarang kita kenal dengan sebutan kebaya kontemporer. Namun, beberapa pihak menudingnya merusak keagungan kebaya. Dalam buku biografi Anne Avantie yang ditulis oleh pimred majalah Prodo yakni Alberthiene Endah, Anne memaparkan ketabahannya dalam menghadapi cobaan tersebut. Walau demikian, karya indah dan bernilai akan selalu medapat tempat di hati. Kebaya-kebaya Anne Avantie inilah yang kemudian menjadi cikal bakal lahirnya kebaya kontemporer.

Untuk Bandung saja, beberapa nama mempunyai koleksi kebaya modern dan kontemporer. Kebaya GEULIS, misalnya. Salah satu pendirinya, Astri Kunto, mengakui jika kebaya modern buatan mereka banyak diminati wanita muda dan remaja. Selain Kebaya GEULIS, Drs. Uday Hidayat, seorang kolektor kebaya dan pengusaha UDAY Enterprise, juga menyediakan kebaya modern. Disain kontemporer pada kebayanya terlihat pada kerah yang beraksen bulu atau kerah besar yang mencuat keluar bernuansa couture. Lengan yang menggelembung (bishop sleeves) atau melebar dari bagian siku ke bagian pergelangan (angel sleeves) juga memberi kesegaran pada kebaya koleksinya.

uday
Kebaya Uday Hidayat

Disainer ternama dari Yohannes Bridal; Yohannes Yunarko, menganggap kontoversi seputar kebaya kontemporer ini sebagai sesuatu yang konstruktif. “Justru dengan pro dan kontra itulah kita semakin kreatif.” Menurut disainer yang akan memperoleh penghargaan MURI ke-4 melalui gaun spektakuler dari sisik ikan ini, kontroversi itu dapat dijadikan kesempatan untuk introspeksi diri. “Menyangkut tudingan kepada Anne Avantie, orang mungkin keberatan saat melihat lengan kebayanya yang tampak seperti dua potongan terpisah, ditambah modifikasi lipit atau model shanghai. Tetapi menurut saya, itu sah-sah saja. Justru nama Indonesia semakin terkenal di mata dunia karena kebaya kontemporer.”

Kebaya Kontemporer dan Tradisi

Zuhair Murad Haute Couture Dresses Spring-Summer 2007-2008 (1)
Zuhair Murad

Dengan kebaya kontemporer yang modern, generasi muda melihat kebaya melalui sudut pandang baru. Selama ini, kebaya identik dengan ibu-ibu atau berkesan kuno. Setelah meremajakan diri dengan disain kontemporer, kebaya lebih berterima di kalangan muda dan diteruskan untuk dikenakan dengan bangga sebagai identitas dan tradisi.

Menurut saya, hadirnya kebaya kontemporer justru memperkaya dunia fashion. Bila batik semakin modern dengan kehadiran batik lycra seperti rancangan Carmanita, batik eyelet (kain bertekstur dan bordir) dari label [bi], atau batik ‘anak muda’ dari Part One by Edward Hutabarat, mengapa kebaya hanya berinovasi melalui kebaya kontemporer saja? Janganlah biarkan warisan kebudayaan berupa kebaya ini hanya bisa dikenakan di kondangan saja. Kebaya pun seharusnya lebih berdaya pakai dalam kehidupan sehari-hari.

Literatur: “Indonesian Garment & Apparel Directory” (1992, PT Satria Ezapariwara), “Chic in Kebaya” (Ria Pentasari), “Aku, Anugerah, dan Kebaya” Biografi Anne Avantie (Alberthiene Endah), , Wikipedia, Seputar Indonesia 28 Maret 2007, dan bisnis.com.

(Penulis mengucapkan terimakasih kepada Yohannes dari Yohannes Bridal, Drs. Uday Hidayat dan Astri Kunto atas partisipasinya berkaitan artikel ini)

Untuk saran dan pertanyaan; Email: muhammadreza_ss@yahoo.com WA: +6287877177869

RESORT WEAR – BUSANA PLESIR (2008)

Text: Muhammad Reza
Photographer: M. Shanti (untuk busana Andy Saleh), Photo : Joanne Kitten (Vogamoda), Muhammad Reza (CENTRO Fashion Festival), Published in Bandung Advertiser 2008.

Pernahkah terpikir kalau sehelai busana bisa membuat pikiran anda lebih santai seolah-olah sedang berlibur? Sebagai fashion therapy, resort wear atau busana plesir membawa energi positif dengan kesan santai yang ditampilkannya.

Asal-Usul Resort Wear

Fashion dan tekhnologi memang tak bisa dipisahkan. Kemajuan teknologi melalui penemuan alat transportasi yang semakin canggih memudahkan manusia memperluas cakrawalanya dengan berplesir ke berbagai tempat di penjuru dunia. Gaya hidup ini pun berimbas pada industri mode. Kebutuhan sandang tak lagi sekedar busana musim panas atau musim dingin, namun juga busana untuk musim liburan; resort wear.

Resort wear lahir setelah berakhirnya era Victoria dan bertahtanya raja Edward VIII. Raja Edward berpembawaan santai dan melonggarkan kerahnya saat memegang kekuasaan. Ia mempopulerkan perjalanan dengan kapal yacht-nya ke negara-negara kecil di Mediterania dan Bahama, suatu aktivitas yang tak bisa dilakukan banyak orang di masanya. Sudah jadi pengetahuan umum bila hal yang langka setali tiga uang dengan harga yang mahal. Di era Edwardian, bepergian menggelapkan kulit dengan kapal yacht di negara-negara tropis nan jauh menjadi simbol kemewahan . Ini pembuktian kalau mereka cukup mapan untuk bisa mengakomodasi liburan ke  tempat-tempat eksotis di penjuru dunia.

edward
King Edward III & Wallis Simpson

Reaksi pelaku fashion terhadap tren gaya hidup baru di masa itu tentulah tak jauh dari busana dan asesori.  Untuk kebutuhan gaya hidup baru itu pula, dirancanglah busana khusus berplesir yang fungsional; nyaman, gaya dan memungkinkan kesenangan menggelapkan kulit.

Sebelum bathing suit dilempar ke masyarakat dua dekade kemudian, para wanita hanya mencoklatkan wajah dan lengannya. Ini disebabkan norma kesopanan yang berlaku. Maka diciptakanlah resort wear yang mirip maxi dress ; berupa gaun katun longgar yang ringkas.

wallis
Wallis Simpson

Melalui evolusi fashion yang digerakkan disainer pionir Coco Chanel dan Jean Patou, serta para feminis, perempuan mulai membiarkan keliman gaunnya memendek. Hingga saat itu, gaun-gaun mini ini lebih berterima di daerah pantai walaupun di West Palm Coast ada polisi yang khusus mengawasi kesopanan busana pantai. Seiring waktu dan perubahan pola pikir masyarakat, gaun-gaun yang dibuat untuk keperluan resort ini menjadi hal yang lumrah dan selanjutnya dibawa ke ruang publik yang lebih luas. Sekarang, resort wear malah menjadi kabur maknanya karena gaya berbusana ini tak hanya terlihat di daerah wisata seperti Bali atau St. Tropez, tapi juga di mal atau kampus-kampus di perkotaan.

Resort Wear Kini

Seperti apa tampilan resort wear yang ideal? Coba lihat majalah-majalah gaya hidup luar negeri yang suka memuat foto-foto selebritas berlibur. Kimora Lee Simmons di Cannes, Elle MacPherson di Nice, atau Beyonce Knowles dan Jay-Z di St Tropez. Majalah-majalah mode sengaja mengirim juru fotonya untuk menyoroti pesohor disana. Tujuannya? Agar pecinta mode di ujung dunia tahu seperti apa tren resort wear yang sedang digandrungi.

resort centro 1
CENTRO Fashion Festival

Ada permintaan, pasti ada penawaran. Resort Wear selanjutnya memiliki tempat di blantika fashion. Koleksi busana tak sekedar musim semi, gugur, panas atau dingin. Para perancang kelas dunia melansir koleksi khusus berlibur. Ada koleksi cruise dari Gucci, Prada, dan Louis Vuitton. Gucci memperkenalkan setelan jas berbahan katun yang tipis dan nyaman. Melihat kampanye iklannya di majalah mode seperti Vogue atau W, kita yang belum paham tentu merasa heran. Masa memakai setelan jas di siang hari bolong di daerah pantai? Tapi dengan kain 100% katun dengan perforasi maksimal, tampil rapi dan elegan di tempat panas seperti ini tentulah tak jadi masalah.

Resort wear itu mengutamakan kenyamanan. Katun adalah kain yang paling cocok untuk resort wear. Katun menyerap kelembaban dan berevaporasi dengan cepat. Katun sendiri juga memberi efek dingin ke kulit sehingga tak membuat kita gerah. Intinya, tubuh bernafas dengan lega di bawah sengatan matahari. Berdasar karakteristik dan fungsinya, kain linen juga menjadi pilihan yang pas.

Tampilan resort wear melibatkan gaun-gaun tipis seperti shift dress (dress terusan mini atau selutut tanpa garis pinggang), maxi dress (dress terusan dengan rok panjang hingga mata kaki), dan tube dress (dress tanpa lengan). Gaya lain yang umum adalah pemakaian tunik, rok longgar selutut , hingga celana capri dan celana pendek. Asesoris bergaya resort banyak pilihannya. Dari sepatu saja, ada sepatu wedges (semacam selop berhak tinggi yang menyatu dengan sol), ballerina/flat (sepatu teplek), hingga sandal (dari yang elegan seperti Tods hingga casual seperti Havaianas). Untuk tas, tote bag (tas jinjing) atau straw bag (tas sandang ataupun tangan berbahan anyaman) yang berukuran besar adalah item favorit. Tas ini bisa memuat semua bawaan dari majalah, payung hingga perlengkapan renang. Topi dan kacamata hitam? Barang wajib, tentunya.

Motif kain yang digunakan pada busana-busana bergaya resort ini umumnya floral. Nuansa safari pun muncul melalui motif zebra, phyton dan leopard. Sementara pilihan warna bervariasi dari warna-warna permen yang lembut hingga warna menyengat seperti kuning lemon atau hot pink. Putih dan khaki? Selalu klasik dan tak lekang waktu.

Untuk pria, karakter resort wear pada umumnya meliputi kemeja, pullover dan blazer katun longgar yang dipadankan dengan celana pendek linen dan sepatu moccasin, sandal serta topi fedora atau trilby.

RESORT WEAR BY ANDY SALEH
Andy Saleh

Bergaya Resort Wear di Bandung?

Ya, kenapa tidak? Bersyukurlah kita yang tinggal di negara beriklim tropis. Cuacanya yang mendukung gaya ini membuat kita sah-sah saja mengenakannya sepanjang tahun. Tapi tentunya ada batasannya. Gaya ini tak selalu berterima di setiap tempat. Mal atau kafe bolehlah. Tapi beberapa ciri gaya resort wear yang sangat casual pastinya tak pantas di tempat resmi seperti undangan pesta perkawinan (gaun panjang tak selamanya resmi, lho).

Disainer Andy Saleh pernah memamerkan koleksi busana prianya yang bertema liburan di awal 2007. Ini reaksinya terhadap mumetnya kondisi sosial dan ekonomi Indonesia. Secara psikologis, busana memang mampu membentuk suasana hati kita. Sebagai fashion therapy, resort wear sangat efektif menyegarkan pikiran. Apabila anda ingin melepas penat tanpa bepergian ke luar kota, mungkin berbusana dengan gaya ini dapat diterapkan

(Terimakasih penulis ucapkan atas izin Andy Saleh dan M.Shanti untuk pemuatan foto berkaitan artikel ini.)

Untuk saran dan pertanyaan, penulis dapat dihubungi melalui email : muhammadreza_ss@yahoo.com dan telepon/whatsapp di +6287877177869.

24 Hours Warnet People (1st Styling Job for Hai Magazine in 2009)

First fashion spread for Hai Magazine.
Published in Hai 49th (annual edition) : 7-13 dec 2009.

edo hai 1

Look 1:

Selesai sarapan, loe nggak bisa langsung nge-gym bro… Tunggu makanan turun ke perut dulu. Paling oke nunggunya sambil browsing cara baru gedein bisep. Tapi kalau warnetnya penuh, ya silakan nunggu aja seperti yang lainnya.

Cardigan: Topman (Rp.679.000,-), High waisted cotton trainer: Zara , Sneakers: Zara (Rp.799.900,-).
Sport shoes (on the bag): Reebok (Rp.499.000,-), Sunglasses: New G(Rp.69.000,-), Travel bag (worn as a gym bag): Crysalis (Rp.329.000,-). All available at Centro Plaza Semanggi.
Plastic skull ring: Populo (Rp.525.000,-), woven leather key ring (on the bag):Populo (Rp.975.000,-).
Deep V-neck tshirt: model’s own

Look 2 & 3:

edo hai 2

Top: Siapa bilang warnet cuma buat nge-game online atau chatting? Kalau bingung dengan tugas sekolah yang harus segera dikumpul, ketik aja judul yang dimaksud di google search. Sebagian bilang kalau ini bukan nyontek, tapi cari inspirasi. Hehehe.

Grey hat: Populo (Rp.1.100.000,-), plastic skull ring: Populo Rp.525.000,-), sunglasses with black leather detail: Raf Simon (Rp.3.300.000,-), dark navy coin holder: Y3 (Rp.1.900.000,-) all available at Populo Senayan City.
Tote bag: Levi’s (Rp349.900,-), Belt: Hush Puppies (Rp.109.000,-) Sandal: Parachute (Rp.129.000), all available at Centro Plaza Semanggi.
White collared pullover: Zara (Rp.499.900), Short pants: Zara (Rp.499.000,-), military jacket: Zara (Rp.1.299.000,-)

Bottom: Facebook mendekatkan yang jauh. Termasuk mendekatkan anak-anak band yang pengen nge-top dengan calon-calon penggemarnya. Karena itu demo cd harus di-burn sebanyak-banyaknya dan selalu diupload di myspace. Lokasi parkiran warnet juga pas buat nge-jogrok bareng komunitas band lain.

Leather jacket: Zara (Rp. 1.299.000,-), shirt: .Endorse (Rp.155.000,-), Black Tshirt: Bloop (Rp.93.000), High waisted cotton trainer: Zara , silver chains as one: Topman (Rp.359.000,-).
Grey hat: Populo (Rp.1.100.000,-), plastic skull ring: Populo Rp.525.000,-), sunglasses with black leather detail: Raf Simon (Rp.3.300.000,-) all available at Populo Senayan City.
Boots: Kickers (Rp.1.229.000) available at Centro Plaza Semanggi.

Look 4: 

edo hai 3

Dimana ketemu jodoh, kita nggak pernah tahu. Tapi kalau bisa dapet lewat bantuan dunia maya, kenapa enggak. Kabarnya cewek-cewek suka kopi darat dan cowok yang romantis. Kalau bisa menaklukkan mereka dengan penampilan rapi dan wangi, siap-siap aja jadi playboy dunia online.

Blazer, shirt and short: Andy Saleh.
Grey hat: Populo (Rp.1.100.000,-), dark navy coin holder: Y3 (Rp.1.900.000,-), woven leather key ring:Populo (Rp.975.000,-) all available at Populo Senayan City.
Sunglasses: New G(Rp.69.000,-) available at Centro Plaza Semanggi.

The Cover of The Magazine Where This Fashion Spread Was Published:

edo hai cover

By Muhammad Reza (087877177869, muhammadreza_ss@yahoo.com)

ELEMENT OF SPORT (2010)

Sport is about strategy to win the game. Likewise, fashion requires calculation of space and color proportion to acquire sartorial look.

LOOK 1:

ADIDAS tank top. ARCHIPELAGO shades. Red NIKE soccer shoes, white NIKE basketball shoes. HUSH PUPPIES grey bag. PARACHUTE grooming wallet/case. All items mentioned before are available at CENTRO Departement Store.

GUESS jeans and travel bag (worn as gym bag).
AIGNER belt.
Orange and black duffel are flea market found.

LOOK 2:

To succeed on one’s career, he must keep the spirit to reach his goal.

CONTEMPO checked shirt with attached tie. DF baseball jacket. HUSH PUPPIES belt. All items mentioned before are available at CENTRO Departement Store.
GUESS jeans and briefcase.
AIGNER name card holder.

LOOK 3:
An athlete should kick back and forth to control the game. The gentleman does the same to win his girlfriend’s love.
AMBROGIO red pullover. ADIDAS cap and sweat pants. ARCHIPELAGO shades.
All items mentioned before are available at CENTRO Departement Store.
GUESS bracelet. AIGNER wallet

Untuk saran dan pertanyaan, penulis dapat dihubungi melalui email : muhammadreza_ss@yahoo.com dan telepon/whatsapp di +6287877177869.

5 CARA LEBIH CHIC DENGAN KAOS POLOS (2011)

 A Fashion Spread, Published on Yahoo Indonesia Style Factor 2011.

Fashion stylist: Muhammad Reza (087877177869)
Fotografer: Hendy Soesanto (0818501208)
Make up & Hair: Erry Y (0818843533)
Model: Regina

Jangan kira t-shirt polos yang ada di lemarimu hanya bisa dipakai untuk santai. Dengan padanan yang tepat, kaus polos sederhana pun bisa membuatmu terlihat lebih trendi dan chic. Begini caranya.

1. SUBTLE GLAMOUR
Warna putih dan glitter identik dengan glamor. Tambahkan sedikit warna kontras melalui asesori seperti  bros dan cincin mewah. Clutch panjang berbahan lace feminin ini cukup untuk ponsel, kartu kredit, lipstik, dan bedakmu.

LOOK1-SUBTLE GLAMOUR

T-shirt: LOGO, IDR 119.000; Rok: CHIC SIMPLE, IDR 245.000; Clutch: BINGO BY YONGKI KOMALADI, IDR 299.000 (All available at CENTRO Plaza Semanggi, http://www.centro.co.id)
Blazer: BLACKCURRANT, IDR 739.900; Sepatu: BLACKCURRANT, IDR 699.900 (Grand Indonesia West Mall 1st Floor, http://www.blackcurrantfashion.com)
Anting, bros, dan cincin: VILICI, price by request (D’Designer Pasaraya BlokM main lobby, http://vilici.net)
Tights: Milik stylist.

2. CASUALLY STYLISH
T-shirt polos dalam tren warna kuning jadi lebih chic dengan rok motif zebra dan untaian kalung mutiara.

LOOK2-600x400

Rok: CHIC SIMPLE, IDR 185.000; Tas: CHRYSALIS, IDR 399.000 (All available at CENTRO Plaza Semanggi, http://www.centro.co.id)
Kalung & cincin: VILICI, price by request (D’Designer Pasaraya BlokM main lobby, http://vilici.net)
T-shirt: BLACKCURRANT, IDR 139.900 (Grand Indonesia West Mall 1st Floor, http://www.blackcurrantfashion.com)

3. LADYLIKE
Jaket garis-garis membuat t-shirt putih polos kasual terlihat gaya. Meski kasual, tampilan itu jadi berkelas dengan clutch berwarna pink berdetil emas.

LOOK3-LADY LIKE

Clutch: BINGO BY YONGKI KOMALADI, IDR 449.000; Jaket: CEIL, IDR 199.000, T-shirt: LOGO, IDR 119.900; Rok: UPTOWN GIRL, IDR 245.000 (All available at CENTRO Plaza Semanggi, http://www.centro.co.id)
Kalung & cincin: VILICI, price by request (D’Designer Pasaraya BlokM main lobby, http://vilici.net)

4. BELLE DU JOUR
Apa paduan termudah kaus hitam polos untuk tampilan seksi elegan? Kenakan coat motif leopard.

LOOK4-BELLE DU JOUR

T-shirt: BLACKCURRANT, IDR 189.900; Overcoat: BLACKCURRANT, IDR 1.299.900 (Grand Indonesia West Mall 1st Floor, http://www.blackcurrantfashion.com)
Rok: UPTOWN GIRL, IDR 245.000 (Available at CENTRO Plaza Semanggi, http://www.centro.co.id)
Sepatu: BLACKCURRANT, IDR 699.900 (Grand Indonesia West Mall 1st Floor)
Kalung, cincin, anting: VILICI, price by request (D’Designer Pasaraya BlokM main lobby, http://vilici.net)

5. DESIGNER’S TOUCH
Dengan instan, jins dan t-shirt hitam biasa jadi lebih bergaya karena dikenakan bersama bolero batik rancangan Lenny Agustin serta bros berhias mutiara dan bulu karya disainer perhiasan Vilia Ciputra.

LOOK5-DESIGNER TOUCH

T-shirt: BLACKCURRANT, IDR 189.900 (Grand Indonesia West Mall 1st Floor, http://www.blackcurrantfashion.com)
Bolero batik: LENNOR, IDR 380.000 (Plaza Indonesia, http://www.lennyagustin.com)
Bros, cincin, anting: VILICI, price by request (D’Designer Pasaraya BlokM main lobby, http://vilici.net)
Jins & sepatu: milik model.

By Muhammad Reza (087877177869, muhammadreza_ss@yahoo.com)

SATU SERAGAM BERMACAM GAYA (BERKAT AKSESORI) – 2008

Memilih aksesori yang sesuai saat mengenakan seragam itu ibarat membubuhkan bumbu dalam masakan. Bila pilihan dan takarannya tepat, ia akan memperindah penampilan anda.

Teks: Muhammad Reza (Published in Bandung Advertiser 11-25 August 2008)

Ingatkah hari pertama melangkahkan sepatu stiletto anda melalui pintu kantor perusahaan idaman? Ketentuan berseragam kerja mungkin tak menjadi masalah bagi anda. Namun setelah menyaksikan evolusi mode melalui majalah atau Fashion TV, memandang seragam yang sama untuk dikenakan bekerja lagi mungkin membuat hidup anda terasa membosankan. Jangan khawatir, Bandung Advertiser akan ‘mempermak’ penampilan berseragam anda menjadi lebih menyenangkan. Triknya ada pada aksesori. Umumnya masyarakat mendefinisikan aksesori sebagai kalung atau gelang. Padahal, sebagai istilah mode, aksesori meliputi banyak hal termasuk sepatu, tas, topi, kacamata, ikat pinggang dan perhiasan.

Sebelum menyentuh aksesori anda, silakan amati seragam anda terlebih dahulu.

Apa warna seragam anda?

Seragam kerja wanita biasanya terdiri dari satu stel kemeja dan rok atau celana. Apabila seragam anda berwarna netral seperti hitam, putih, abu-abu atau khaki, selamat! Anda bisa mengibaratkan seragam ini kanvas yang dapat diciprati aneka warna melalui aksesori. Bila lingkungan kerja anda santai, anda bisa mengenakan sepatu atau tas dengan warna apa saja sesuai tren terbaru baik bermotif maupun tidak. Bila suasana kantor anda cukup konservatif, jangan menjadi seekor merak sendirian. Harmonikan warna aksesori dengan santun. Satu warna primer yang solid seperti merah, biru atau hijau sudah cukup membuat anda menjadi pusat perhatian.

Bila seragam anda berwarna primer, kenakan aksesori berwarna netral. Jika anda ingin mengenakan sepatu atau tas berwarna, ambillah yang berwarna senada atau masih satu ‘keluarga’ dengan warna seragam. Contohnya, seragam berwarna merah akan tampil serasi dengan tas berwarna merah jambu, oranye atau ungu. Permainan warna tabrak lari ala Carrie Bradshaw memang menyenangkan, tapi tak semua orang dapat menanggapinya secara positif terutama dalam aktivitas bisnis.
LV RED

Apakah seragam anda bermotif?

Selain polos, seragam biasanya bermotif. Apakah motifnya batik atau garis-garis, perhatikan kadar ‘keramaian’ dan warna motif. Seragam bermotif ramai akan terlihat seimbang dengan aksesori polos (tanpa motif atau detil yang ramai) dalam warna netral atau warna senada seragam. Jangan membuat klien atau kolega anda pusing dengan ramainya motif di seragam dan aksesori.

Apa padanan kemeja seragam anda?

Bila padanan kemeja seragam anda adalah rok, tak bisa tidak, secara otomatis perhatian akan jatuh pada bagian selatan tubuh anda. Karena itu perhatikan sepatu! Kalau anda merasa percaya diri dengan betis dan kaki anda, kenakanlah sepatu yang ditujukan untuk menarik perhatian seperti stiletto bertali atau ankle boots dalam warna netral atau yang serasi dengan seragam anda. Bila anda kesulitan memadukan warna seragam dengan sepatu atau rona kulit, kenakan tights atau stoking berwarna hitam yang akan menyeimbangkan warna apa saja. Penggunaan sepatu flat/ballerina shoes memang tidak salah, namun ada kesan santai atau kasual disana yang sepertinya bukan kesan yang diinginkan kolega atau klien anda dalam berbagi tanggung jawab proyek kerja yang serius.

Bila padanan kemeja seragam anda merupakan celana panjang, perhatian akan tertujukan pada bagian atas tubuh anda. Silakan bersenang-senang dengan tas sandang kesayangan anda, kalung atau bros yang sedang tren, atau scarf. Semuanya dalam  ukuran yang wajar, ya.

Vogue duo

Aksesori apa (selain tas dan sepatu) yang cocok untuk anda?

Memilih aksesori yang sesuai saat mengenakan seragam itu ibarat membubuhkan bumbu dalam masakan. Bila pilihan dan takarannya tepat, ia akan mendongkrak penampilan anda. Saran saya, kenakan satu saja di antara lima pilihan berikut ini.

1. Syal. Ini adalah aksesori yang paling ampuh untuk menciptakan kesan anggun dan ‘bergaya’. Pilihlah syal berbahan sutra yang lembut dalam warna yang memancarkan rona kulit wajah anda.
2. Kalung. Lilitan sebaris kalung mutiara atau logam mulia yang bermodel sederhana memberi kesan modern. Jangan kenakan kalung ‘lucu-lucuan’ yang berjuntai-juntai atau penuh detail yang ‘mengganggu’ kerapian penampilan. Kalung ini akan membuat anda terlihat kurang sistematis.
3. Bros. Inilah aksesori klise yang aman dan serasi dikenakan apabila seragam anda polos tanpa motif.
4. Ikat pinggang. Mau bergaya dengan buckle atau mengenakan ikat pinggang rantai emas, ingatlah bahwa ikat pinggang membagi dua proporsi tubuh anda. Alternatifnya, pilih warna ikat pinggang yang senada dengan seragam untuk terlihat lebih langsing.
5. Kacamata hitam dengan frame yang gaya dan trendy. Inilah aksesori praktis yang mampu menyenangkan anda saat sebelum memasuki kantor di pagi hari atau setelah keluar dari pintu gedung perusahaan. Ingat, jangan kenakan dalam ruangan kecuali Anda Anna Wintour.

Dengan variasi penggunaan aksesori yang sesuai dengan seragam, anda boleh mengingat satu kata kunci untuk berdandan; harmoni. Sebagaimana pernah diucapkan disainer Ghea Panggabean, “Bukankah dalam kehidupan pun kita memerlukan harmoni?”

By Muhammad Reza (087877177869, muhammadreza_ss@yahoo.com)

TIPS BERBUSANA SESUAI BENTUK TUBUH (2011)

(Unedited Script and Styling for Yahoo! Indonesia “STYLE FACTOR’s Tips Berbusana Sesuai Bentuk Tubuh in 2011)

Watch the video here:

 Siapa sih yang nggak mau tampil oke dengan baju apa aja yang lagi nge-tren? Bisa mengenakan busana ketat ala cheongsam seperti di koleksi Louis Vuitton tahun ini, atau ingin terlihat feminine dalam balutan gaun  babydoll Mel Ahyar Happa. Semua juga pasti mau.

Sayangnya, kita diberi tipe tubuh yang berbeda. Nggak semua jenis baju cocok kita pakai. Kalau salah pilih baju, tubuh kita bisa terlihat kurang proporsional. Nggak mau, kan? Yuk kenali tipe tubuh kita dan cari tahu jenis baju apa aja yang pas!

Kalau dilihat dari rasio ukuran badan atas dan bawahnya,  tubuh kita terbagi atas empat jenis. Ada tipe jam pasir, buah pear, buah apel dan lurus.

Kalau perbandingan ukuran dada, pundak dan pinggul kamu hampir sama, kamu termasuk wanita bertubuh jam pasir. Tipe ini  biasanya memiliki ukuran pinggang yang ramping banget.

Ada lagi tipe tubuh buah pear. Nah, kalau yang ini, pemiliknya akan punya rasio tubuh bawahnya lebih besar dari yang atas. Ukuran pinggul dan pahanya lebih besar daripada dada dan bahu.

Tipe tubuh yang ketiga; buah apel. Meski ada yang menyebut tubuh buah apel ini seperti segitiga terbalik, tapi umumnya wanita bertubuh apel memiliki bagian tengah tubuh yang lebih besar. Area pinggangnya lebih luas dibanding dada dan pinggul. Meski nggak gemuk, wanita ini bisa kelihatan gemuk bila salah memilih busana.

Tipe tubuh terakhir nih yang banyak dimiliki para model, yakni tipe tubuh lurus. Ukuran dada, pinggang dan pinggul nyaris sama. Wanita  bertubuh lurus biasanya tinggi dan berkaki panjang, serta memiliki tulang yang kecil sehingga terlihat sangat kurus.

Tipe Tubuh Jam Pasir

Kalau kamu bertubuh jam pasir, kamu beruntung banget, karena hampir semua jenis gaun bisa kamu pakai. Bisa gaun dengan rok mengembang, rok pensil yang mengecil di lutut, hingga rok midi yang mencapai betis. Mau pakai maxi dress yang menyapu lantai juga oke. Misalnya gaun bergaya cheongsam berwarna merah rancangan Andy Saleh ini. Siluetnya yang memeluk badan semakin menonjolkan lekuk indahmu.   Gaun panjang model menerawang juga cocok untuk kamu karena detilnya yang di bagian pinggang menekankan kurva tubuh yang harmoni.  (worn by model, CAPTION;ANDY SALEH]. Bila bertubuh jam pasir, kamu bisa tampil seksi dengan gaun yang pas badan dan juga tampil elegan dengan gaun gaun panjang berbahan lembut menerawang. Asesori seperti kalung tak saja membuat wajahmu menjadi pusat perhatian, tapi juga dadamu. Kalau nggak mau dadamu dilihatin, jangan kenakan asesori atau warna warna terang disana. Kamu bisa pilih gelang atau hiasan rambut sebagai asesori yang aman.

Tipe Tubuh Pear.

Banyak wanita yang kurang pede dengan tubuh berbentuk buah pear, Umumnya merasa dadanya terlihat kecil karena pinggulnya yang besar. Sebenarnya, porsi tubuh bagian atas yang lebih kecil ini justru membuat lenganmu kelihatan lebih langsing dan panjang. Apalagi rata-rata wanita bertubuh pear memiliki pinggang yang kecil. Kamu bisa pakai gaun strapless atau model kemben, bisa pakai baju berlengan pendek, atau gaun gaun dengan bahu terbuka. Untuk membuat bagian dada kelihatan lebih berisi, pilih baju dan gaun jenis baby doll. Bisa juga gaun empire line yang panjang. Gaun-gaun ini memberi aksen pada bagian dada dan membuatnya terlihat seimbang dengan pinggulmu. Coba lihat busana dengan lengan pendek dari kolesi Ichwan Thoha ini. Lengan pendeknya membuat bahumu terlihat lebih lebar sehingga seimbang dengan bagian pinggul yang lebar. Pilihlah busana yang memiliki detil dan warna cerah terutama di bagian tubuh atasnya sehingga memberi efek lebih berisi dan lebar. [worn by model, CAPTION:ICHWAN THOHA]. Kamu juga bisa memakai jaket longgar dengan motif garis-garis horizontal.

Tipe Tubuh Apel

Yang sering dikhawatirkan wanita umumnya bagian pinggang yang terlihat lebar. Sayangnya, pinggang lebar itu ciri-ciri wanita bertubuh apel. Jadi, meskipun pinggulnya lebih kecil, pinggangnya yang lebar ini membuatnya terlihat gemuk. Kalau kamu bertubuh apel, sebaiknya jangan mengenakan asesori atau detil busana yang ramai di area pinggang ini. Begitu juga dengan busana yang ketat. Itu hanya membuat pinggangmu kelihatan lebih besar. Kamu lebih cocok mengenakan busana bergaya baby doll yang longgar dan melambai dalam warna-warna gelap. Untuk menyamarkan area pinggang ini, kamu bisa pakai vest atau jaket yang longgar. [ worn by model,CAPTION; ANDY SALEH] . Daripada mengenakan asesori seperti ikat pinggang, pilih asesori seperti anting besar, sepatu high heels atau kalung yang akan mengalihkan perhatian dari area pinggangmu.

STRAIGHT

Kamu termasuki beruntung bila memiliki tubuh lurus karena kamu bisa meniru hampir semua penampilan dari panggung peragaan busana. Dengan tubuh yang lurus dan dan juga tinggi, kamu bisa pakai semua gaun dari yang panjang hingga mini, dari gaya seksi, maskulin hingga bohemian. Kamu bisa memperlihatkan kakimu yang jenjang dengan gaun mini, atau lenganmu dengan gaun strapless. Untuk membuat dada terlihat berisi, pilih gaun yang bermotif ramai atau tekstur seperti motif bunga atau gaun berbahan lace dan lipit. Kenakan juga bustier agar dada terlihat lebih berbentuk.

 [worn by model, CAPTION; ANDY SALEH]. Pilih juga warna gaun atau warna motif yang cerah supaya tubuhmu kelihatan lebih berisi.

Nah, meskipun setiap jenis tubuh memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, kita tetap bisa menampilkan yang terbaik melalui pilihan busana dan gaun yang tepat. Apapun gaya yang ingin kamu tampilkan, jadikan keseimbangan sebagai patokan. Dengan busana yang tepat, kamu akan selalu terlihat cantik, apapun bentuk tubuhmu!

Designer’s Dresses: Andy Saleh, Ichwan Thoha.

Untuk saran dan pertanyaan, penulis dapat dihubungi melalui email : muhammadreza_ss@yahoo.com dan telepon/whatsapp di +6287877177869.