BERLIAN INVESTASI CANTIK

Published on kompasiana.com/modenesia/berlian-investasi-cantik_595f32fc9f91ce0a3106dc73

Photo: Pexels.com

Diamonds are a girl’s bestfriend, dendang mendiang Marilyn Monroe. Bila menyangkut perhiasan, selalu pilih perhiasan permata yang dapat dijadikan investasi, yaitu berlian. Tak saja menunjang penampilan yang mewah dan berkelas, namun juga melindungi uang Anda dari risiko inflasi yang akan selalu terjadi.  

 

Sebagai pelengkap gaya busana, perhiasan acap kali jadi pilihan. Namun, saat kondisi ekonomi tanah air semakin memprihatinkan (baik karena inflasi terus menerus hingga berbagai kenaikan biaya hidup seperti pencabutan subsidi tarif listrik), cerdaslah dalam membeli aksesori tersebut. Meskipun permata imitasi yang murah berkilau cemerlang menyerupai yang asli, sadarilah bahwa kepalsuan tersebut tak bernilai dan hanya menjadi pemborosan. Oleh karena itu, bila menyangkut perhiasan, selalu pilih perhiasan permata yang dapat dijadikan investasi, yaitu berlian.

 

Berencana membeli perhiasan berlian? Ketahui dulu lima faktor penentu kualitas dan nilai investasinya di masa depan. Ini supaya uang yang dikeluarkan sepadan dengan hasilnya. Lima hal yang mempengaruhi nilai perhiasan berlian antara lain; karat, kejernihan, warna, potongan, dan sertifikat.

 

KARAT

Karat merupakan ukuran berat yang dipakai untuk berlian. Dibandingkan dengan satuan gram, satu karat setara dengan 0,2 gram. Satu karat ini pun masih dipecah menjadi seratus satuan supaya identifikasi lebih akurat. 

Photo: Pixabay.com

 

Menaksir harga berlian berdasar karat itu tidak seperti menaksir harga emas yang relatif sama berdasar beratnya. Harga sebuah berlian empat karat tidak sama dengan harga empat berlian satu karat. Ini disebabkan kelangkaan berlian berkarat besar. Tidak itu saja, selisih karat sedikit saja bisa menyebabkan perbedaan harga yang besar. Harga berlian dua karat bisa saja dua kali lipat lebih mahal dibanding berlian 1,98 karat.

 

Pertimbangkan ukuran karat dalam membeli berlian. Selisih seperti yang disebutkan sebelumnya bisa menghemat uang Anda presisi karat tak menjadi masalah, apalagi bila pembeliannya memang untuk menunjang penampilan. Namun untuk tujuan investasi, presisi membuat nilai berlian lebih menguntungkan di masa depan.

 

KEJERNIHAN

Kejernihan berlian membuatnya mampu memantulkan cahaya sekecil apapun. Menurut wikipedia, ‘kotoran’ berupa mineral lain dan keretakan di permukaan atau dalam berlian akan mengurangi kemampuan tersebut. Inilah yang menyebabkan berlian terlihat kurang berkilau atau ‘butek’. Acuan standarisasi kejernihan berlian yang diakui secara internasional adalah sertifikasi Gemological Institute of America (GIA). Kejernihan tertinggi diberi label dari yang terbaik berupa ‘flawless category (FL)’ , diikuti ‘very very slightly included (VVS)’ hingga ‘included category (I)’ sebagai kategori terendah.

 Photo: Pixabay.com

WARNA

Perhiasan pada umumnya menggunakan berlian putih sebagai centerpiece. Semakin putih, semakin mahal pula harganya. Namun, secara kasat mata, berlian yang benar-benar putih sangat sulit didapat. Satu-satunya cara mengetahui warna berlian tersebut adalah melalui pemeriksaan laboratorium yang bisa dilakukan di toko perhiasan tertentu.

Photo: Pixabay.com

 

Meskipun berlian putih banyak diminati, bukan berarti harganya menjadi yang termahal. Hal itu ditunjukkan melalui lelang Sotheby’s di New York pada tahun 1987. Sebuah berlian berwarna merah keunguan terjual dengan harga lebih dari sembilan ratus ribu dolar amerika serikat. Silakan kalkulasikan nilainya dengan kurs saat ini, lalu kalikan lagi dengan persentase inflasi sejak tahun tersebut.

 

POTONGAN

Photo: Pixabay.com

Ada enam jenis potongan berlian yang umum, yakni oval, marquis, pear, hati, emerald dan baguette. Harga berlian tidak ditentukan jenis potongan, namun oleh keakuratan dan kerapiannya.

 

SERTIFIKAT

Tak semua toko perhiasan yang menjual berlian menyertakan sertifikat berkelas internasional seperti yang berasal dari Gemological Institute of America (GIA). Padahal, Anda memerlukan sertifikat ini tak saja sebagai kepastian kondisi berlian yang dimiliki, namun juga sebagai kekuatan hukum saat ingin menjualnya atau menuntut toko perhiasan terkait apabila ternyata kualitas berlian yang dibeli tidak seperti yang ditawarkan. Supaya tidak menyesal di kemudian hari, belilah perhiasan berlian hanya di toko perhiasan yang menyertakan sertifikat dari Gemological Institute of America (GIA), American Gemological Laboratories (AGL), International Gemological Institute (IGI), HRD/Antwerp Diamond High Council, atau  Schweizerische Stiftung fur Edelstein-Forschung (SSEF).

Photo: Ebay.com

 

Investasi merupakan bagian gaya hidup masyarakat urban yang cerdas mengelola dan merencanakan kesejahteraannya. Diversifikasi adalah salah satu kunci suksesnya. Selain properti, saham, reksadana dan emas, instrumen pengembangan kekayaan lainnya adalah berlian. Nah, setelah mengenali kelima faktor penentu nilai berlian, Anda pun bisa berinvestasi batu mulia ini. Tak saja menunjang penampilan yang mewah dan berkelas, namun juga melindungi uang Anda dari risiko inflasi yang akan selalu terjadi.  

 

Untuk info dan pertanyaan, silakan email muhammadreza_ss@yahoo.com atau whatsapp 087877177869

 

PERLUKAH PERJANJIAN PRANIKAH?

Bagaimana peran perjanjian pranikah pada ikatan sakral yang seyogyanya mengedepankan kepercayaan dalam dinamika cinta yang penuh dengan ketidakpastian? 

Published on http://www.kompasiana.com/modenesia/perlukah-perjanjian-pranikah-_595b9058935135322a0571a2

Image : Pixabay

Tak Dibuat Tanpa Tujuan

Seorang kenalan mengakhiri hubungan dengan calon istrinya tepat sebulan sebelum resepsi pernikahan mereka. Peristiwa yang menjadi gosip hangat ini disebabkan pengajuan perjanjian pranikah dari keluarga kekasihnya. Perjanjian yang dimaksud bukan sekedar janji saling setia dalam keadaan kaya-miskin atau sehat-sakit semata. Perjanjian ini mengatur pembagian harta bila suatu saat biduk rumah tangga mereka berakhir melalui perceraian. Tersinggung karena merasa dianggap mengincar harta, kenalan saya membatalkan rencana pernikahan. Cukup tragis. Mereka sudah berpacaran lebih dari delapan tahun.

Pernahkah Anda mendengar perjanjian seperti ini? Menilik definisi wikipedia, perjanjian pranikah itu suatu kontrak yang disetujui calon suami istri sebelum mereka meresmikan ikatan pernikahan. Perjanjian ini mengikat kedua belah pihak secara hukum dengan ketentuan-ketentuan yang telah disepakati bersama. Isi perjanjian tak hanya berkaitan dengan risiko dan dampak perpisahan baik karena kematian maupun perceraian yang mungkin terjadi, tapi juga mencakup hak dan kewajiban suami istri saat menjalani pernikahan itu sendiri.

Fungsi perjanjian pranikah secara umum adalah untuk melindungi harta yang dibawa kedua belah pihak ke dalam pernikahan. Didalam Undang-undang No.1 Tahun 1974 tentang pernikahan,  harta yang berada dalam perkawinan dianggap milik bersama. Sementara itu, di dalam Kitab Undang-undang Hukum Perdata (KUHPer) pasal 119, dinyatakan bahwa harta yang dibawa pasangan kedalam pernikahan dijadikan harta bersama. Namun pada ayat 2  pasal tersebut dijelaskan bahwa penyatuan harta itu bisa diabaikan jika ada persetujuan sebelumnya. Bila pasangan tidak membuat persetujuan tentang pemisahan harta, masing-masing akan menerima separuh dari seluruh harta saat mereka bercerai. Masalah pasca perceraian kerap terjadi ketika salah satu pihak keberatan berbagi harta yang biasanya merupakan harta warisan atau pusaka keluarga. Disinilah pentingnya persetujuan pemisahan harta dalam perjanjian pranikah.

Masalah berat berkaitan dengan harta dapat terjadi pada perkawinan antar kewarganegaraan. Sesuai hukum di Indonesia, warga negara asing tidak diperbolehkan memiliki properti di tanah air. Apabila ia menikah dengan warga negara Indonesia, kepemilikan properti bisa diperoleh melalui nama pasangannya. Saat pasangannya meninggal dunia atau bercerai, ia bisa saja kehilangan hak atas properti tersebut. Dengan perjanjian pranikah, kehilangan hak atas properti bisa dihindari. Contohnya, setelah perceraian atau kematian pasangan, warga negara asing tersebut harus menjual propertinya dalam jangka waktu kurang dari satu tahun.

Perjanjian pranikah juga berfungsi sebagai perlindungan hak-hak suami dan istri dalam menjalani ikatan perkawinan. Perjanjian tersebut bisa memuat sanksi-sanksi yang diberikan kepada suami bila melakukan kekerasan kepada istrinya, terbukti berselingkuh, atau meninggalkan istri tanpa kabar berita dalam jangka waktu tertentu. Ia juga menetapkan hak-hak suami atau istri. Contohnya, istri berhak atas pernikahan monogami atau berhak melakukan bedah plastik tanpa izin suami.  Selain itu, perwalian anak apabila perceraian terjadi  dapat ditentukan sebelum menikah melalui perjanjian ini.

Kontroversi Perjanjian Pranikah

Isu perjanjian pranikah memang belum menjadi sesuatu yang umum di masyarakat. Adanya unsur-unsur pembagian harta di dalam perjanjian pranikah masih dianggap tabu. “Ini seperti antisipasi jika ternyata rumah tangganya tak berjalan mulus, pasangan langsung bubar jalan dan membawa pulang harta masing-masing. Perjanjian pembagian harta itu berkesan seolah-olah calon suami istri belum yakin atau kurang percaya diri terhadap kelanggengan pernikahan mereka.  Padahal, bukankah salah satu unsur kekuatan hubungan itu kepercayaan?” ujar seorang staf bank swasta bernama Diki. Sementara  Wawan, seorang pemilik weddingorganizer di Bandung, berpendapat bahwa calon suami istri seharusnya sudah berkomitmen bahwa mereka berbagi  segala hal termasuk harta.

Sementara itu, tak sedikit yang mendukung perjanjian pranikah. Tanty adalah contohnya. “Pernikahan tak selalu berakhir bahagia, kemungkinan cerai itu selalu ada. Perjanjian ini melindungi harta yang dikumpulkan kedua belah pihak, terutama harta wanita karir seperti saya. Saya sendiri menganjurkan hal ini kepada teman-teman pria saya. Apalagi bila melihat mereka berhubungan dengan wanita materialistis,” tuturnya mantap. Menurutnya, pendataan harta bawaan untuk dipisahkan dalam pembagian harta akibat perceraian perlu ditegaskan dalam perjanjian pranikah agar tidak menjadi masalah. “Bahkan hewan peliharaan juga seharusnya disertakan dalam daftar tersebut.”

Membuat Perjanjian Pranikah

Perjanjian Pranikah memiliki kekuatan hukum. Oleh karena itu, calon suami istri membutuhkan bantuan pengacara atau notaris dalam membuatnya. Sebagaimana dijelaskan situs hukum online, perjanjian ini harus dibuat dengan akte notaris sebelum pernikahan. Selanjutnya, ia  didaftarkan untuk disahkan di Pengawas Pencatat Perkawinan. Apabila sudah terdaftar, perjanjian pranikah ini tak bisa ditarik atau diubah. Karena perjanjian pranikah ini juga bersifat sekali seumur hidup, ia sebaiknya dibuat secara sungguh-sungguh. Konsultasi dengan pengacara sangat dianjurkan untuk menghindari penyesalan di kemudian hari.

Nah, setelah mengetahui seluk beluk dan kegunaannya, kini semuanya kembali kepada Anda dan calon pasangan. Apakah perjanjian ini dibutuhkan? Pertimbangkanlah dengan bijaksana. Sebagaimana pernikahan, kontrak ini pun dibuat untuk seumur hidup.

 

MAINTAIN YOUR STYLE THROUGH THE HARD TIMES (2008)

When the road to the stores gets bumpy for economic crisis, you still can look great.These previous five tips keep you in style. (Fashion meets Finance).Text & Photo: Muhammad Reza, Published on Bandung Advertiser Dec 11 2008.

The current issue in the end of 2008 is not global warming anymore. Major fashion designers solved that issue with the invention of fabric-mixture and lightweight coat, our fashionable life survived. This time, it’s financial crisis. When crisis is ‘in’, do we have to stop shopping? Is there anything we can do to meet this fashion need without making us broke?

It feels like when we had our economic crisis in 1997-1998. However, in such monetary crisis, some of us apparently shopped more often than before. Some likely needed to escape this financial depression by shopping. That’s suicidal. What a financially healthy fashionistas should do is to shop wisely to maintain their style despite the hard times.

1. Sale Doesn’t Always Save Money

If you think shopping around the sale racks would save you a little more money, it’s not. In fact, you might end up stocking your wardrobe with trash you will never wear. Here’s why: the sale racks would be loaded with the last season clothes. The trendy clothes, in particular. For example, since it’s going to be 2009 soon and the designers has been sending their upcoming collection to the stores, the old clothes in the stores must go. You probably think it’s lucky to get those “last season to be” clothes in much bigger fraction of the price. But you’ll feel OK to wear them for only a week or two. Because once the new season arrives, you would look like the archive of last season look book. The result? Those sale finds stay inside the closet forever. What a waste of money.

centro 1

2. Buy Classic Pieces and You’ll Shop No More

Whoever says classic style is boring might end up shopping all the time. Here’s the reason; being fashionable is not always being stylish. Being fashionable requires you to look in  latest trend . There’s no fashionable person wearing dated shoes or frocks. But being stylish, in classic style in particular, is another thing. It’s your personal style that is not mandated by the temporary fad. That means you don’t desperately need to reload your wardrobe every three months. Your style is not dictated by fashion magazines.

The items for classic style include the boxy jacket, black cotton blazer, black pipe pants or denim, white shirt, a pair of high heels and flats, and a little black dress. They’re so essential that you can keep several variants or designs and wear them all the time without looking dated. When you want to make your classic look a little bit more current, shop only the contemporary accessories such as jewelry or seasonal  ‘it’ bags. Classic look fits you anywhere, any occasion.

centro 2

3. Price and Labels for Quality

Well, this is true. When you buy clothes from well established labels, you invest. I don’t say that you have to be brand-minded, but these labels won’t settle for anything less than good quality. You are getting value guarantee  that lasts for long time. They may be clothes, bags or watches that you can pass to your children in the future. This is very  good for your wallet instead of buying bunch of cheap clothes that makes you repeating spending money all over again just because the fabric ruins or the color fades fast. Remember this; shop to invest. Price and value is not the same thing.

4. Always Try The Clothes On

When you go shopping, try on the clothes to make sure that they fit as if they were your second skin. You may be pretty sure about your size but still I recommend, make sure they really fit before you take them home. You may think if it’s too tight, you can just do some cardio at the gym. Duh. The possible exercise you’ll do is walking to the same store again to get more clothes.

centro 3

5. Proper Care

Nothing will last long if it’s not treated properly. It’s important that you know how to maintain each kind of clothes based on their fabric. For example, you can’t machine-wash tulle frocks because it would ruin the fabric and its crisp. When you drop your silk dresses to the dry cleaner, make sure the staff hang them separately from rough garments to avoid scratches. You also may understand that batik dresses require specific care. Dry clean and machine wash fade its color. Wrong care results in more money to spend for shopping.

Fashion is crucial and it does involve money. To look your best surely needs maintainance constantly. When the road to the stores are bumpy for economic crisis, you would still look great.These previous five tips keep you in style.

centro 4 cover

For questions and comments:

email : muhammadreza_ss@yahoo.com

whatsapp : +6287877177869

MEMAHAMI GAYA FORMAL PRAKTISI KEUANGAN (Bagian I & II) – 2017

Bagian I

Bagaimana bayangan Anda tentang penampilan pria berprofesi pialang saham, profesional perbankan, atau perencana keuangan? Setelan jas hitam formal dengan rambut tersisir rapi dengan satu ton pomade? Penampilan monokrom dan klasik yang sama dari hari ke hari?
Bila fashion tak lepas dari gaya hidup masyarakat berbudaya, maka pria modern yang berkarier di dunia keuangan tentunya memiliki kesesuaian gaya dengan dunia keuangan sekaligus mampu mengaktualisasikan tendensi mode terkini.
Common Look of the Financial Professional
Fashion mencerminkan cara kita menjalani hidup. Bukan saja tentang apa yang Anda pakai, tapi juga bagaimana, dimana serta dengan siapa Anda beraktivitas. Hal ini membantu kita memahami keharusan penampilan formal bagi para praktisi keuangan.
“Kebanyakan pria yang menggeluti bidang keuangan berpenampilan rapi dan resmi. Bidang ini erat kaitannya dengan trust. Penampilan yang profesional tentu membangun kepercayaan dalam awal hubungan bisnis,” ujar Novi Syabrina, branch manager perusahaan asuransi terkemuka Manulife.
Menurutnya, gaya berpakaian yang cocok untuk praktisi bidang asuransi atau investasi memang mewajibkan kemeja berlengan panjang, celana panjang, dasi, dan juga jas. Alfons Lee, desainer yang sedang populer dan diminati sederetan sosialita dan selebriti tanah air, juga menambahkan bahwa kerapian adalah elemen kunci gaya para profesional tersebut.
Mengapa harus formal?
Financial educator & advisor Elsa Febiola Aryanti memaparkan alasan betapa pentingnya hubungan gaya formal para pelaku keuangan dengan tujuan utama mereka mendapatkan kepercayaan dari klien.
“Bisnis keuangan adalah bisnis kepercayaan. Penampilan yang rapi dan formal sangat penting karena mempresentasikan kepercayaan, trustworthyness, dan reliability tidak saja dari praktisi tersebut namun juga perusahaan yang diwakilinya.” ungkapnya.
Industri keuangan mencakup banyak bidang termasuk perbankan, pasar modal, dan asuransi. Elsa menambahkan, bahwa ada bidang yang secara tradisional gaya berpakaiannya lebih formal dibanding bidang lain. Biasanya sub bidang yang sejarahnya lebih tua seperti perbankan dan asuransi lebih mewajibkan praktisinya berpakaian formal.
Siddiqi Patiagama, seorang manager dari salah satu divisi bank swasta di Jakarta juga menegaskan bahwa kerapian dan formalitas penampilan para staf perbankan adalah tuntutan pekerjaan, bukan sekedar pilihan gaya berbusana. Sangat mungkin seorang profesional ‘tersisihkan’ hanya karena tidak mengikuti pakem berpakaian yang sudah menjadi bagian kultur perusahaan.
Sepenting itulah sebuah gaya formal bagi seorang praktisi keuangan. Tak hanya sekedar rapi dan enak dipandang, tapi gaya berpakaian profesi ini memiliki dasar yang sangat mendalam tentang fungsi.
Bagian II
Jika sebelumnya sudah dibahas tentang kenapa praktisi keuangan berpakaian formal, di bagian ke dua ini kita akan memaparkan bagaimana cara membuat gaya formal itu sendiri tidak terasa kaku, dan nyaman dipandang.
Make It Stylish
Menyeimbangkan keduanya dalam proporsi yang wajar membutuhkan pemahaman akan proporsi dan komposisi dalam padu padan pakaian serta aksesori. Beberapa profesional keuangan dan mode tanah air pun memberi tips sederhana untuk membuat gaya formal ini stylish tapi effortless.
Lanangindonesia.com menerima masukan dari desainer tanah air yang sudah go international, Lenny Agustin. Desainer yang terkenal berkat kepiawaiannya menggubah keindahan kain tradisional seperti tenun dan batik menjadi ready to wear yang modern ini menawarkan beberapa tips untuk upgrade penampilan formal jadi lebih modis.
“Coba kemeja dengan detil atau motif yang unik namun tidak terlalu menyolok seperti kemeja dengan kerah yang lebih kecil dari biasanya, kerah shanghai, atau kantong dengan warna jahitan yang berbeda,” ujar Lenny.
shanghai-1
Sementara itu branch manager Manulife, Novi Syabrina, menyarankan batik sebagai pilihan kemeja bila mendapatkan acara dengan dress code. Batik dianggap formal sekaligus personal karena menunjukkan taste kita dalam pemilihan kualitas dan kesesuaian warna dengan kulit. Ada begitu banyak pilihan kemeja batik, dari yang klasik hingga kontemporer. “Yang pasti, jangan sampai terlihat cheap,” tandasnya.
 shanghai 3
Financial educator dan advisor Elsa Febiola juga merekomendasikan pemakaian kemeja tenun ikat untuk penampilan praktisi keuangan yang dikenakan dengan sepatu dan belt kulit berkualitas.
Mix and Match
Dalam mix and match, Desainer Lenny menyarankan pemakaian jas atau blazer yang berbahan tipis dan tak usah dikancingkan. Beberapa rekomendasinya untuk bawahan adalah pilihan celana panjang bertekstur seperti denim untuk penampilan formal yang fresh.
“Namun tetap dalam warna senada dengan keseluruhan penampilan,”ungkap desainer yang juga sedang disibukkan dengan persiapan perhelatan mode Surabaya Fashion Parade Mei mendatang ini.
Kami memahami pentingnya dress code yang sudah pakem di lingkungan praktisi keuangan. Karena itu, kami juga menganggap sentuhan mode kekinian pada penampilan profesional harus sewajarnya dan tidak mendominasi. Bila kantor mewajibkan kita mengenakan suit atau seragam tertentu, coba kenakan dengan detil-detil dalam ukuran semini mungkin seperti motif houndstooth atau kotak-kotak dalam warna netral dan formal seperti hitam, abu-abu, biru navy atau krem.
shanghai 2
Kita juga bisa ciptakan sedikit keseruan melalui sedikit aksen dengan burst out some colors pada aksesori dasi, cufflinks, atau pocket squares. Jika Anda berkacamata, mengapa tidak memilih kacamata desainer dari koleksi mutakhir? Folio atau clutch sesuai tren saat ini juga sudah cukup untuk menyuarakan ‘Fashion’ dalam penampilan kantoran Anda yang formal.
Pada akhirnya, penampilan profesional keuangan terbaik bagi pria modern menekankan pada kualitas dan kepatuhan berpakaian dengan sedikit ruang untuk eksplorasi tanpa mengubah tujuan penampilan secara keseluruhan; trust dan wibawa perusahaan.
Bagaimana Sobat Lanang sekalian, sekarang kalian sudah paham kan kenapa cara berpakaian para praktisi keuangan selalu eye catchy. Intinya gaya pakaian yang formal tapi stylish tetap bisa diadaptasikan pada beberapa profesi yang khususnya banyak di indoor. Nilai diri kita sebenarnya bukanlah apa profesi kita, tapi seperti apa cara berpakaian kita.

By Muhammad Reza (087877177869, muhammadreza_ss@yahoo.com)